Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kecelakaan di Kelok 9 Limapuluh Kota: Mobil Grand Max Masuk Jurang, 7 Orang Terluka

Randi Zulfahli • Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:24 WIB

Kecelakaan mobil Grand Max masuk jurang terjadi di Kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (31/1/2025).
Kecelakaan mobil Grand Max masuk jurang terjadi di Kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (31/1/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Kecelakaan tunggal dilaporkan terjadi di kawasan jalur lintas Sumatera Barat-Riau, tepatnya di Kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu pagi (31/1/2026).

Sebuah mobil Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi BM 8359 FX hilang kendali dan terjun ke dalam jurang yang terjal.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menyampaikan bahwa insiden tersebut mengakibatkan tujuh orang penumpang mengalami luka-luka.

“Kami menerima informasi pertama kali dari anggota dewan, Bapak Kris Ladeva, pada pukul 08.21 WIB terkait adanya mobil masuk jurang di Kelok 9,” ujar Hendri dalam keterangan tertulisnya, Sabtu pagi.

Peristiwa bermula saat mobil Grand Max tersebut melaju dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh sekitar pukul 08.16 WIB.

Setibanya di lokasi kejadian, cuaca sedang gerimis yang mengakibatkan kondisi aspal menjadi licin. Pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya hingga mobil terperosok ke dalam jurang di titik koordinat 0° 4'34.70"S-100°41'52.45"T.

Merespons laporan tersebut, lima personel dari Tim Rescue Pos SAR Limapuluh Kota segera diberangkatkan menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar 26,8 kilometer.

Tim dibekali dengan peralatan khusus, mulai dari peralatan ekstrikasi, peralatan vertikal untuk medan curam, hingga peralatan medis dan evakuasi.

Hendri menyebutkan bahwa proses evakuasi sempat menghadapi tantangan akibat kondisi geografis. “Faktor penghambat utama di lapangan adalah kondisi jurang yang cukup dalam dan terjal,” jelasnya. Meski demikian, seluruh korban berhasil dievakuasi dari dasar jurang.

Ketujuh korban yang terlibat dalam kecelakaan ini mengalami cedera dengan tingkat keparahan yang beragam. Yuli Mayang Sari, perempuan berusia 32 tahun asal Jalan Kuantan 1 Pekanbaru, menderita patah tulang paha kiri dan patah tangan kiri. Ia mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Adnan WD.

Kondisi paling parah dialami oleh Ahmat Syahroni, laki-laki 27 tahun dari Jalan Pemprov Pekanbaru. Dia mengalami trauma kepala, cedera dada, tulang punggung patah, kaki kiri patah, serta luka-luka di sekujur tubuh. Pria ini juga dirujuk ke RS Adnan WD untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Dua korban lainnya yang dirawat di RS Adnan WD adalah Alvino, bocah berusia 8 tahun yang mengalami cedera kaki dan luka-luka; Mutiara Amanda, 21 tahun dengan luka di bagian kaki dan tangan; serta Septia Rahayu, perempuan 24 tahun yang juga mengalami luka serupa pada kaki dan tangan.

Sementara itu, dua korban lainnya, Fairel yang berusia 10 tahun dan Rendi Admi berusia 28 tahun, memperoleh pertolongan pertama di Puskesmas Tanjung Pati. Keseluruhan korban merupakan warga Pekanbaru yang tengah melakukan perjalanan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang terus melakukan koordinasi untuk memastikan keselamatan para korban, sementara kendaraan yang ringsek masih dalam upaya penanganan lebih lanjut. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#kecelakaan #Kelok 9 Limapuluh Kota #mobil masuk jurang #Kantor SAR Kelas A Padang