Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dua Pohon Tumbang, Satu Rumah Rusak di Lima­puluh Kota

Syamsu Ridwan • Kamis, 11 Juni 2026 | 08:10 WIB
Kondisi rumah yang rusak ditimpa pohon tumbang di Kecamatan Harau dan Kecamatan Lareh Sago Halaban, Rabu (10/6). (BPBD LIMAPULUH KOTA)
Kondisi rumah yang rusak ditimpa pohon tumbang di Kecamatan Harau dan Kecamatan Lareh Sago Halaban, Rabu (10/6). (BPBD LIMAPULUH KOTA)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Hujan ringan disertai angin kencang menyebabkan dua kejadian pohon tumbang di wilayah Kabupaten Lima­puluh Kota, Rabu (10/6). Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Harau dan Kecamatan Lareh Sago Halaban.

Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian itu, namun satu rumah warga mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 3 juta.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Zaimar Hakim, mengatakan tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) bersama masyarakat bergerak cepat melakukan evakuasi di kedua lokasi guna memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 05.00 di Jorong Lubuak Limpato, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau. Sebuah pohon yang telah lapuk tumbang akibat terpaan angin kencang dan hujan ringan, sehingga menutup akses jalan menuju objek wisata Sarasah Bunta.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung berkoordinasi dengan pemerintah nagari, melakukan pengecekan ke lokasi, kemudian mengevakuasi dan membersihkan material pohon yang menghalangi badan jalan,” ujar Zai­mar Hakim.

Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD mengerahkan satu unit mobil operasional, satu unit sepeda motor trail, serta satu unit mesin pemotong kayu (chainsaw). Proses evakuasi dilakukan oleh personel Pusdalops Regu II bersama masyarakat setempat hingga seluruh material pohon berhasil disingkirkan.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa di Kecamatan Harau. Saat ini, akses jalan menuju kawasan wisata Sarasah Bunta telah kembali normal dan dapat dilalui masyarakat.

Sementara itu, kejadian kedua terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di Jorong Koto Malintang, Nagari Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban. Angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah milik warga bernama Zuherman.

Akibat kejadian tersebut, bagian atap rumah mengalami kerusakan. Berdasarkan pendataan BPBD, kerusakan meliputi sekitar se­tengah kodi atap seng, empat batang kayu berukuran 4x6 sentimeter, serta satu batang kayu berukuran 5x10 sentimeter. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp3 juta.

BPBD Kabupaten Limapuluh Kota segera berkoordinasi dengan Pemerintah Nagari Batu Payuang sebelum melakukan asesmen, eva­kuasi, dan pembersihan material pohon dari rumah warga terdampak.

Untuk menangani kejadian tersebut, BPBD mengerahkan satu unit mobil operasional dan dua unit mesin chainsaw. Selain personel Pusdalops Regu II, proses evakuasi juga melibatkan personel Regu III serta dibantu masyarakat sekitar. “Seluruh material pohon telah berhasil dievakuasi sehingga kondisi di lokasi saat ini telah dinyatakan aman,” kata Zaimar.

Menyikapi kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah secara ekstrem, BPBD Kabupaten Limapuluh Kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang.

Warga yang memiliki pohon berukuran besar dan berpotensi membahayakan permukiman maupun pengguna jalan diminta segera melakukan pemangkasan guna meminimalkan risiko bencana.

“Kami mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan bencana agar selalu waspada, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang. Pohon-pohon yang sudah tua atau berpotensi tumbang sebaiknya dipangkas demi keselamatan bersama,” pungkas Zaimar Ha­kim.

BPBD juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau petugas terkait apabila menemukan potensi ancaman bencana di lingkungan masing-masing agar dapat dilakukan langkah mitigasi sedini mungkin. (rid)

Editor : Adriyanto Syafril
#Pohon Tumbang Limapuluh Kota #Angin Kencang Harau #Wisata Sarasah Bunta #Cuaca Ekstrem Sumbar #BPBD Limapuluh Kota