Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kandang Puyuh di Mungka Hangus Terbakar

Syamsu Ridwan • Senin, 15 Juni 2026 | 07:35 WIB
Kondisi kandang puyuh di Mungka, Limapuluh Kota, yang hangus terbakar, Minggu (14/6). (DOK DINAS DAMKAR LIMAPULUH KOTA)
Kondisi kandang puyuh di Mungka, Limapuluh Kota, yang hangus terbakar, Minggu (14/6). (DOK DINAS DAMKAR LIMAPULUH KOTA)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Sebuah kandang puyuh milik warga di Jorong Koto Tuo Mungka, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, hangus terbakar pada Minggu (14/6). Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke permukiman warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota, Fiddria Fala, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.04 WIB.

Setelah menerima laporan, petugas langsung berge­rak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. “Tiga menit setelah laporan diterima, satu unit armada dari Posko Suliki langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 06.10 WIB,” ujar Fiddria.

Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung hingga pukul 06.45 WIB dengan dukungan satu unit armada tambahan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh.

Objek yang terbakar diketahui merupakan satu unit kandang puyuh berukuran sekitar 10 x 4 meter milik Nofrizen (52), seorang petani sekaligus peternak yang berdomisili di Jorong Koto Tuo Mungka.

“Objek yang terbakar merupakan satu unit kandang puyuh berukuran sekitar 10 x 4 meter. Penyebab kebakaran masih belum diketahui dan saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” kata Fiddria.

Sebanyak 14 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Personel berasal dari Posko Mungka, Posko Suliki, serta Damkar Kota Payakumbuh. Selain petugas pemadam kebakaran, ma­syarakat setempat juga turut membantu melakukan upa­ya pemadaman secara manual sebelum armada tiba di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, satu unit kandang puyuh mengalami kerusakan berat akibat dilalap api. Sementara itu, nilai kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Fiddria menambahkan, kesigapan petugas dalam merespons laporan kebakaran menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kobaran api ke kawasan permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Penanganan cepat yang dilakukan petugas berhasil mencegah api merembet ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi, sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat dihindari,” ujarnya.

Pihak berwenang saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan kandang ternak tersebut. (rid)

Editor : Adriyanto Syafril
#kandang puyuh terbakar #Damkar Mungka #kebakaran Nagari Mungka #Kebakaran Limapuluh Kota #pemadaman kebakaran