Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sehat Dalam Secangkir Kopi

Jufri Jao • Sabtu, 25 April 2026 | 12:28 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM - “Tanpa kopi hidup terasa hambar,” ujar salah seorang teman yang duduk paling pojok sambil menyeruput dalam-dalam kopi panas di sebuah kafe di Pasarbaru, Pauh, Jumat (24/4).

Baginya kopi adalah teman setia. Lebih setia dari teman lainnya. Mengapa? Ketika pekerjaan kantor di bawa pulang. Kopi bisa menemani hingga fajar datang hanya dilerai kokok ayam jantan tetangga tanda pagi datang.

 Tak jarang ia berbicara sendiri dengan secangkir kopi itu. Ondeh mandeh, padiah bana rasoe, terima kasih kopi, “ ujarnya suatu ketika bicara sendiri  sambil memandang sawah di depan rumah kontrakannya itu.

Kopi bukan lagi sekadar minuman biasa. Ia telah menjadi gaya hidup modern.  Bisa saja di ruang kerja, rapat di tempat pertemuan. Bagi mahasiswa bisa saja menjadi teman bergadang. Dan tak jarang, kopi menjadi aksesoris di meja kafe dan fotonya dibagikan ke ruang media sosial.  

Lalu pertanyaannya,  apakah kopi benar-benar sehat, atau hanya bagian dari gaya hidup?

Di tengah tren banyaknya macam kopi, banyak orang merasa sedang memilih kopi, padahal sebenarnya dipilih adalah satu paket lengkap: rasa, suasana, ukuran gelas, gula, susu, sirup, dan berbagai topping yang terbuat dari bumbu minum kekinian.

Menurut Ahli gizi Universitas Negeri Padang (UNP) Dr. dr. Zuhrah Taufiqa, M. Biomed, kopi saat ini bukan hanya sekadar minuman, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Dari kalangan muda hingga orang tua, kebiasaan berkumpul di kafe sambil menikmati kopi menjadi sarana interaksi sosial yang semakin umum. Di balik tren ini, penting memahami bagaimana mengkonsumsi kopi yang sehat dari sudut pandang gizi.

Secara ilmiah, kopi mengandung berbagai zat yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan utamanya adalah kafein, yang berfungsi meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, dan performa mental.

 Selain itu, kopi juga kaya akan antioksidan, terutama polifenol seperti asam klorogenat, yang berperan dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Dalam jumlah kecil, kopi juga mengandung mineral seperti magnesium dan kalium yang mendukung fungsi otot dan saraf.Beberapa penelitian menunjukkan mengkonsumsi kopi dalam jumlah wajar dapat membantu menurunkan risiko penyakit seperti diabetes tipe 2 serta memberikan efek perlindungan terhadap fungsi hati. “Ya, bagi penikmat kopi juga harus hati-hati, kopi yang sehat itu kopi hitam, tanpa dicampur gula, sirup, atau krimmer. Tapi saat ini sering kita temui kopi yang banyak campuran,” ujarnya

Dari segi pilihan, kopi yang paling sehat adalah kopi hitam tanpa tambahan gula atau krimer. Metode penyeduhan menggunakan filter, seperti pour over atau drip, lebih dianjurkan karena dapat mengurangi kandungan zat tertentu yang berpotensi meningkatkan kolesterol. 

 

Dalam praktik gizi, asupan kafein yang dianjurkan untuk orang dewasa sehat adalah tidak lebih dari sekitar 400 mg per hari, setara dengan 3 hingga 4 cangkir kopi hitam. Konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti jantung berdebar, gangguan tidur, kecemasan, hingga gangguan lambung.

Oleh karena itu, penting memperhatikan toleransi masing-masing individu, karena respons tubuh terhadap kafein berbeda-beda.

Selain itu, waktu konsumsi juga perlu diperhatikan. Mengonsumsi kopi sebaiknya tidak dilakukan saat perut kosong bagi individu yang sensitif terhadap asam lambung, serta dihindari menjelang waktu tidur agar tidak mengganggu kualitas istirahat.

Sementara itu, owner Kopi Ajoe, Dede Saputra, mengatakan, kopi yang sehat adalah kopi  asli, bukan kopi konsentrat atau kopi buatan yang banyak beredar saat ini. “ Apalagi ditambah gula, coklat dan toping lainnya, ini malah berbahaya,” jelasnya.

Sebagai pengusaha asal Pariaman, ia telah menerapkan proses pemilihan biji kopi yang ketat agar layak diolah menjadi minuman berkualitas. Ia juga menggunakan peralatan khusus memastikan kopi yang dihasilkan aman dan layak dikonsumsi.

Menurutnya, kopi dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh apabila dikonsumsi secara bijak. Kopi dapat meningkatkan kadar dopamin, membantu memperlancar metabolisme, membuat pikiran lebih rileks, serta mendukung kelancaran peredaran darah.

Hanya saja, katanya, jangan sampai mengkonsumsi kopi berlebihan, segala sesuatu yang berlebihan sudah pasti tidak baik untuk tubuh. “ Ya, satu sampai lima cangkir sehari, itu masih wajarlah,” ujarnya.

Dengan demikian, kopi pada dasarnya dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat apabila dikonsumsi secara bijak. Kunci utamanya terletak pada pemilihan jenis kopi, cara penyajian, jumlah konsumsi, serta kesadaran terhadap kondisi tubuh masing-masing.

Kopi dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat, tetapi hanya jika dikonsumsi dengan cara yang tepat. Prinsipnya sederhana,  pilih kopi yang minim tambahan, batasi gula dan topping, perhatikan metode seduh, serta kendalikan total kafein harian.

 

Pada akhirnya, kopi bukan sekadar soal “minum kopi”. Kopi adalah soal pilihan: apa yang kita masukkan ke dalamnya, berapa banyak kita meminumnya, dan bagaimana kita menyeduhnya. Sehatkah kopi yang Anda minum setiap hari? Jawabannya tergantung pada kita masing-masing. (juf/yud)

Editor : Adriyanto Syafril
#kopi arabika #Kafein Berlebihan #kopi