Direktur PT. Sumber Alam Sejahtera Indah, Soritua Hutagalung, mengatakan, melalui proses yang cukup panjang, akhirnya SPBU Sumber Alam Sejahtera Indah dapat beroperasi. Pihaknya mengatakan, saat ini, baru melakukan uji coba penjualan.
“Untuk sementara, kita baru melayani BBM jenis Pertalite harga Rp 7.850 per liter, Pertamax Rp 9.200 per liter dan Dexlite Rp 9.700 per liter. Kita berharap, keberadaan SPBU ini bisa membantu kebutuhan masyarakat akan BBM,” katanya.
Dia menilai, animo masyarakat untuk beroperasinya SPBU tersebut, cukup tinggi. Hal itu, kata dia, diketahui dari banyaknya masyarakat yang menanyakan kapan beroperasinya SPBU. Pihaknya juga mengatakan, belum menyusun agenda peresmian SPBU.
Rinto, salah seorang nelayan Tuapejat mengaku, sangat terbantu dengan adanya layanan SPBU yang berada di sekitar pusat ibu kota kabupaten. Menurut dia, dengan harga yang sama secara nasional, tentunya sangat membantu kebutuhan BBM bagi nelayan.
“Kita berharap, dengan beroperasi SPBU di Kilometer 2 akan membantu masyarakat, terutama nelayan untuk ketersediaan bahan bakar yang sering terjadi kelangkaan. Semoga SPBU Kilometer 2 ini bisa melayani masyarakat dengan optimal,” harapnya. (rif) Editor : Novitri Selvia