Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Padang Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Bencana November 2025

Randi Zulfahli • Rabu, 29 April 2026 | 09:40 WIB
Pemko Padang salurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi 55 KK di 4 kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi, Selasa (28/4). (DOK BPBD PADANG)
Pemko Padang salurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi 55 KK di 4 kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi, Selasa (28/4). (DOK BPBD PADANG)

PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota (Pemko) Padang secara resmi menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Penyerahan bantuan ini ditujukan bagi masyarakat yang mengalami kerugian materil akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Padang pada November 2025 silam.

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Kantor Balai Kota Padang, Aiepacah, Selasa (28/4).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mempercepat proses pemulihan dan memastikan warga kembali memiliki hunian yang layak.

Baca Juga: Ancaman Digital Mengintai Anak, GNI Dorong Penguatan Perlindungan Berbasis Komunitas di Padang

Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 55 KK terima bantuan yang tersebar di 4 kecamatan di wilayah Kota Padang.

Distribusi penerima manfaat meliputi Kecamatan Kototangah sebanyak 14 KK, Kecamatan Kuranji 8 KK, Kecamatan Nanggalo 17 KK, dan Kecamatan Pauh sebanyak 16 KK.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa bantuan stimulan perbaikan rumah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk hadir di tengah kesulitan warga.

Ia mendorong masyarakat untuk segera memulai perbaikan rumah secara mandiri agar aktivitas kehidupan dapat kembali normal.

“Bantuan ini bukan hanya bentuk kepedulian pemerintah, tetapi juga upaya percepatan rehabilitasi rumah warga terdampak agar masyarakat bisa segera bangkit pascabencana,” ujar Fadly Amran.

Baca Juga: 133 JCH Kota Pariaman Dilepas ke Tanah Suci, Berangkat 30 April 2026

Secara teknis, kategori bantuan dibedakan menjadi dua berdasarkan tingkat kerusakan. Sebanyak 31 unit rumah masuk dalam kategori rumah rusak ringan dengan alokasi bantuan masing-masing sebesar Rp 15 juta.

Sementara itu, 24 unit rumah lainnya masuk kategori rumah rusak sedang dengan nilai bantuan masing-masing Rp 30 juta.

Guna memastikan penggunaan dana tepat sasaran, pencairan bantuan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama disalurkan sebesar 70 persen, kemudian diikuti tahap kedua sebesar 30 persen.

Pemerintah menerapkan aturan ketat di mana dana diprioritaskan untuk belanja material bangunan, sedangkan upah tukang dibatasi maksimal 25 persen dari dana yang dicairkan di setiap tahapnya.

Baca Juga: Hari Otda XXX di Pariaman, Yota Balad Tekankan Inovasi Daerah dan Penguatan PAD

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa program ini adalah pilar utama dalam agenda rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi.

“Program ini dirancang tidak hanya untuk memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana di masa depan,” jelasnya.

Hadir dalam seremoni tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang, jajaran Asisten, pimpinan OPD terkait, serta perwakilan dari PT Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Padang.

Dengan bergulirnya bantuan ini, Pemko Padang berharap proses pemulihan infrastruktur pemukiman dapat tuntas dalam waktu singkat demi kenyamanan dan keamanan warga. (cc1)

Editor : Adriyanto Syafril
#bantuan rumah Padang #bantuan stimulan rumah #Bencana hidrometeorologi Padang #fadly amran #pemko padang