PADEK.JAWAPOS.COM - Sebanyak 393 Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 6 Embarkasi Padang tiba di Asrama Haji Tabing, Padang, Rabu (29/4), sebagai bagian dari tahapan akhir sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Setibanya di lokasi, seluruh jemaah langsung mengikuti layanan terpadu one stop service (OSS), yang menjadi proses penting dalam memastikan kesiapan administrasi, kesehatan, dan kelengkapan keberangkatan haji.
Jamaah Kloter 6 berasal dari Kabupaten Agam dan Kota Padangpanjang, dengan rincian 308 jamaah dari Agam, 79 jamaah dari Padangpanjang, serta enam petugas kloter.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, bersama jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang.
Rifki menyampaikan rasa syukur atas kondisi umum jamaah yang dinilai sehat dan siap menjalani rangkaian ibadah haji. “Selamat datang kita ucapkan kepada jamaah haji yang hari ini sudah tiba di Asrama Haji. Kita lihat kondisi jemaah dalam keadaan sehat. Meskipun ada yang menggunakan kursi roda, tapi secara umum kondisinya baik,” ujar Rifki.
Dalam arahannya, Rifki kembali menekankan pentingnya menjaga dokumen pribadi, khususnya Kartu Nusuk, selama berada di Arab Saudi.
Kartu Nusuk merupakan identitas resmi jamaah selama menjalankan ibadah haji dan memiliki fungsi vital dalam mengakses berbagai layanan di Arab Saudi.
“Kartu Nusuk ini sangat penting bagi jamaah. Fungsinya seperti identitas diri atau KTP selama di Arab Saudi, sehingga harus selalu dibawa dan dijaga dengan baik,” tegasnya.
Menurut Rifki, kartu tersebut akan menjadi akses utama untuk akomodasi, transportasi, layanan ibadah, dan mobilitas jamaah.
Ia juga memberikan edukasi langsung terkait cara penggunaan dan penyimpanan Kartu Nusuk agar aman selama pelaksanaan ibadah.
“Karena kartu ini menjadi akses layanan, mulai dari akomodasi hingga mobilitas jemaah, maka jangan sampai hilang atau tertinggal,” tambahnya.
Ketua Kloter 6, Editiawarman, menyampaikan bahwa kloter yang dipimpinnya terdiri dari berbagai kelompok usia, termasuk jamaah lansia.
Jamaah tertua dalam rombongan ini tercatat berusia 85 tahun. Dengan kondisi tersebut, Editiawarman mengingatkan pentingnya solidaritas antarjamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Kami berharap jemaah tetap kompak dan saling membantu, terutama bagi jemaah lansia, agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Berangkat via BIM Kamis Dini Hari
Sesuai jadwal, seluruh JCH Kloter 6 Embarkasi Padang akan diberangkatkan menuju Arab Saudi pada Kamis (30/4) pukul 05.05 melalui Bandara Internasional Minangkabau.
Keberangkatan ini menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026 melalui Embarkasi Padang yang terus berupaya memastikan pelayanan optimal bagi seluruh jamaah.
Tahapan layanan terpadu di Asrama Haji menjadi momentum penting untuk memastikan kesehatan jamaah, kelengkapan dokumen, kesiapan logistik, dan pemahaman prosedur ibadah.
Dengan kesiapan tersebut, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan tertib, aman, lancar, serta memperoleh predikat haji mabrur.
Pemberangkatan Kloter 6 juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan maksimal bagi calon jamaah haji, mulai dari embarkasi hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. (rdo)