Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Waspada Gelombang 2,5 Meter Empat Hari ke Depan

Randi Zulfahli • Rabu, 13 Mei 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi. (REZA FEBRINO/PADEK)
Ilustrasi. (REZA FEBRINO/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Teluk Bayur merilis peringatan dini terkait kondisi cuaca di wilayah perairan Sumatera Barat untuk empat hari ke depan, terhitung mulai 13 Mei hingga 16 Mei 2026.

Masyarakat, khususnya pelaku aktivitas kelautan, diimbau mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan disertai kilat dan kenaikan tinggi gelombang.

Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, menjelaskan bahwa dalam periode 13-14 Mei 2026, kondisi cuaca diprediksi bervariasi mulai dari berawan hingga hujan petir.

Wilayah yang mendapat perhatian khusus meliputi perairan Timur Siberut dan Barat Siberut yang berpotensi dilanda hujan petir.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan mengguyur kawasan perairan Agam-Pasaman Barat serta Padang-Padangpariaman.

“Untuk wilayah Pesisir Selatan hingga kepulauan seperti Sipora dan Pagai, terpantau potensi hujan ringan. Namun, yang perlu diwaspadai adalah tinggi gelombang yang bisa mencapai 2,5 meter di perairan Pesisir Selatan, Timur Pagai, serta sisi Barat Siberut, Sipora, dan Pagai,” ujar Sahat dalam keterangannya, Selasa (12/5).

Memasuki periode 14-15 Mei 2026, kondisi cuaca cenderung bergeser ke arah cerah berawan hingga hujan sedang. Hujan sedang diprediksi masih akan bertahan di perairan Agam-Pasaman Barat dan Padang-Padangpariaman.

Meski intensitas hujan sedikit mereda di beberapa titik, sebaran gelombang tinggi justru meluas. Hampir seluruh perairan di Sumatera Barat, termasuk Padang dan Pesisir Selatan, memiliki potensi tinggi gelombang mencapai 2,5 meter dengan kecepatan angin berkisar 2 hingga 7 knots dari arah Utara ke Barat Laut.
Pada hari terakhir periode prakiraan, yakni 15-16 Mei 2026, cuaca diperkirakan didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan merata di seluruh wilayah perairan Sumatera Barat.

Kondisi gelombang diprediksi tetap berada pada kategori sedang, di mana risiko gelombang setinggi 2,5 meter masih menghantui seluruh lini perairan mulai dari Pasaman Barat hingga ujung Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai.

Selain parameter cuaca dan gelombang, BMKG juga merilis prediksi pasang surut untuk tanggal 13 Mei 2026. Pasang air laut diprediksi terjadi pada pukul 03.00-05.00 dan sore hari pukul 15.00-17.00.

 

Sebaliknya, waktu surut diperkirakan berlangsung pada pukul 09.00-11.00 dan menjelang tengah malam pukul 21.00-00.00.

BMKG Maritim Teluk Bayur mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku aktivitas di laut, untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

Hal ini penting guna memastikan kondisi cuaca mendukung keselamatan dan kenyamanan aktivitas maritim. Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui situs resmi https://maritim.bmkg.go.id. (cc1)

Editor : Adriyanto Syafril
#bmkg #Gelombang Laut Sumatera Barat #gelombang laut tinggi