Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bertambah Ketat, 285 Peserta Berebut 18 Kursi DIII Teknik Alat Berat PNP

Rommy Delfiano • Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
REVALIN HERDIANTO
REVALIN HERDIANTO

PADEK.JAWAPOS.COM -- Persaingan masuk Program Studi DIII Teknik Alat Berat kerja sama Politeknik Negeri Padang (PNP) dan PT Trakindo Utama kian ketat. Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 285 peserta mengikuti seleksi, sementara kursi yang tersedia hanya 18. Dengan kata lain, hanya sekitar 6 persen peserta yang akan lolos.

Ratusan peserta tersebut mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di laboratorium komputer PNP, baru-baru ini. Seleksi ini menjadi pintu awal untuk menjaring calon mahasiswa yang dinilai siap memasuki dunia industri alat berat yang membutuhkan kompetensi teknis tinggi.

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru PNP Tahun Akademik 2026/2027, Ronal Hadi, mengatakan seluruh proses seleksi berlangsung melalui lima tahapan dan dilaksanakan di kampus PNP.

Yang membedakan dengan seleksi program studi pada umumnya, soal UTBK tidak disusun kampus, melainkan langsung oleh PT Trakindo Utama. Keterlibatan perusahaan sejak tahap awal dilakukan untuk memastikan peserta yang terpilih sesuai dengan standar dan kebutuhan industri.

“UTBK menjadi tahap pertama seleksi dengan soal yang disusun langsung oleh PT Trakindo Utama,” ujar Ronal.

Peserta yang lolos dari tahap pertama harus melewati tes buta warna pada 15 Juni 2026. Tes ini menjadi syarat mutlak karena pekerjaan di bidang alat berat menuntut ketelitian dalam mengenali warna, simbol, serta indikator keselamatan kerja.

Seleksi berlanjut dengan Smart Technical Test di Gedung SBSN PNP untuk me­ngu­kur kemampuan dasar dan pemahaman teknis peserta terkait bidang alat berat. Setelah itu, peserta masih harus menghadapi wawancara dan Tes Tincan atau technical test yang menguji kemampuan merakit alat sesuai gambar kerja.

Ketatnya proses seleksi menunjukkan tingginya standar yang diterapkan dalam program kolaborasi PNP-Trakindo. Program ini dikenal sebagai salah satu jalur pendidikan vokasi yang dekat dengan kebutuhan industri karena menggabungkan pembelajaran kampus dengan standar kompetensi perusahaan.

Permintaan tenaga kerja terampil di sektor alat berat juga masih tinggi. Kebutuhan operator, teknisi, dan mekanik terus meningkat seiring pertumbuhan sektor konstruksi, pertambangan, energi, dan perkebunan di Indonesia. Kondisi tersebut membuat program studi ini menjadi salah satu yang paling diminati calon mahasiswa vokasi.

Hasil seleksi akan diumumkan pada 17–19 Juni 2026. Sementara peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang pada 23 Juni 2026.

Bagi 285 peserta yang bersaing tahun ini, perjalanan masih panjang. Namun pada akhirnya, hanya 18 orang yang akan berhasil mengamankan kursi di kelas kerja sama PNP-Trakindo. (rdo)

 

Editor : Adriyanto Syafril
#DIII Teknik Alat Berat #PT Trakindo Utama #Politeknik Negeri Padang (PNP) #utbk #PNP