Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Los Pasar Ampalu di Nagari Lareh Nan Panjang Roboh saat Hari Balai

Aris Prima Gunawan • Minggu, 20 April 2025 | 00:05 WIB

Pedagang membenahi puing-puing bangunan los Pasar Ampalu yang roboh, Sabtu (19/4/2025). (Foto Dok Wanag Muskinta)
Pedagang membenahi puing-puing bangunan los Pasar Ampalu yang roboh, Sabtu (19/4/2025). (Foto Dok Wanag Muskinta)
PADEK.JAWAPOS.COM–Suasana pasar mendadak panik saat salah satu los di Pasar Ampalu, Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto, roboh pada Sabtu (19/4) sekitar pukul 10.45 WIB. Peristiwa terjadi saat aktivitas jual beli sedang padat, bertepatan dengan hari balai.

Meski menimbulkan kepanikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sejumlah pedagang dan pengunjung berhasil menyelamatkan diri setelah melihat tanda-tanda akan robohnya bangunan.

“Memang benar. Saat kejadian saya berada di lokasi dan melihat langsung detik-detik robohnya los pasar tersebut,” ujar Wali Nagari Lareh Nan Panjang, Muskinta, saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Muskinta menjelaskan, los yang roboh merupakan salah satu dari enam los yang ada di kompleks Pasar Ampalu.

Bangunan tersebut diketahui telah berdiri sejak tahun 1985 dan selama ini menjadi pusat aktivitas jual beli masyarakat.

“Los ini memang sudah sangat tua. Beberapa saat sebelum ambruk, bangunan sempat mengeluarkan suara berderak dan terlihat retakan di beberapa bagian,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Muskinta segera mengimbau para pedagang untuk meninggalkan area los guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Keselamatan nyawa jauh lebih penting daripada barang dagangan mereka,” tegasnya.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat robohnya bangunan diperkirakan mencapai Rp100 juta. Sejumlah barang dagangan milik pedagang tertimbun di bawah reruntuhan.

Muskinta berharap kejadian ini menjadi perhatian serius semua pihak dalam pengelolaan pasar tradisional. Ia menekankan pentingnya perawatan berkala terhadap bangunan pasar demi menjamin keselamatan pedagang maupun pengunjung.

“Pengelolaan pasar ke depan harus lebih profesional dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tutupnya. (apg)

Editor : Hendra Efison
#Pasa Nagari Roboh saat Hari Balai #Nagari Lareh Nan Panjang #Los Pasar Ampalu