PADEK.JAWAPOS.COM - Lahan non produktif yang selama ini terbengkalai di Nagari Kotomalintang, Kecamatan Tanjungraya, mulai disulap menjadi kawasan produktif. Penggarapan lahan dilakukan secara gotong royong melibatkan pemerintah nagari, kelompok tani hingga warga binaan Rutan Maninjau.
Perkembangan pengelolaan lahan itu ditinjau langsung Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Merry Benni Warlis, Rabu (20/5). Peninjauan dilakukan untuk melihat sejauh mana progres pemanfaatan lahan tidur yang selama ini tidak dimanfaatkan masyarakat.
Di lokasi, aktivitas pembersihan dan pengolahan lahan masih terus berlangsung. Sejumlah titik yang sebelumnya dipenuhi semak dan tidak terurus kini mulai tertata untuk kebutuhan pertanian produktif.
Wali Nagari dan masyarakat setempat ikut terlibat dalam pengelolaan lahan tersebut bersama kelompok tani dan pihak Rutan Maninjau. Program itu menjadi bentuk kolaborasi antara TP-PKK Agam, Pemerintah Nagari Kotomalintang dan Rutan Maninjau dalam memanfaatkan potensi lahan tidur di wilayah nagari. Ketua TP-PKK Agam, Ny. Merry Benni Warlis, mengapresiasi keterlibatan masyarakat nagari dalam mendukung pengelolaan lahan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama agar lahan yang selama ini terbengkalai dapat kembali memberi nilai ekonomi.
“Kita berharap lahan tidur bisa kembali produktif dan memberi manfaat nyata, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia berharap proses penggarapan lahan dapat segera rampung sehingga nantinya bisa dikelola lebih maksimal sebagai bagian dari program pembinaan sosial dan ekonomi warga binaan Rutan Maninjau sekaligus mendukung ketahanan pangan nagari. (ptr)
Editor : Adriyanto Syafril