Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

7 Kriteria Calon Pemimpin versi Muhammadiyah, Pertama: Satu Kata dan Perbuatan

Admin Padek • Minggu, 28 Januari 2024 | 16:53 WIB
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto. (Foto: HUmas Muhammadiyah)
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto. (Foto: HUmas Muhammadiyah)

PADEK.JAWAPOS.COM-Agar tidak terjadi simpang siur dalam memilih pemimpin, warga Persyarikatan Muhammadiyah sebaiknya merujuk pada kriteria pemimpin yang diputuskan oleh organisasi.


Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto pada Jumat malam (26/1) di Pengajian Umum PP menyebutkan sesuai Munas Tarjih 2023, terdapat tujuh kriteria pemimpin yang perlu dipilih warga persyarikatan.

Kriteria pemimpin yang pertama adalah yang memiliki integritas atau dalam bahasa agama disebut dengan sidiq. Agung menjelaskan, integritas adalah orang yang satu kata antara lisan dan perbuatan, konsisten tidak mencla-mencle.

Kedua, pemimpin harus memiliki kapabilitas atau kemampuan untuk memimpin Indonesia atau amanah dalam bahasa agama. Pemimpin tidak boleh hanya memiliki kemauan, tanpa dibarengi dengan kemampuan.

Ketiga, pemimpin yang populous atau pemimpin yang memiliki jiwa kerakyatan dan mengutamakan kepentingan rakyat. Seorang pemimpin harus mengedepankan kesejahteraan, kemakmuran, dan kemajuan rakyat. Ini disebut juga sebagai tablig.

Keempat, pemimpin itu harus visioner. Kriteria ini mengharuskan pemimpin memiliki visi yang strategis untuk membawa kemajuan bangsa. Kecerdasan ini yang dalam diri nabi disebut sebagai fatanah.

“Kelima berjiwa negarawan. Dia harus menomorsatukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, di atas kepentingan golongan, di atas kepentingan suku, agama, dan sebagainya,” sambung Agung.

Keenam, pemimpin harus mampu menjalin hubungan internasional. Sebab di era sekarang, dunia sudah menjadi kampung global sehingga interaksi antar bangsa-negara menjadi keharusan –Indonesia tidak boleh terpencil dari dunia.

Kriteria pemimpin terakhir atau ketujuh menurut Muhammadiyah adalah berjiwa reformis. Pemimpin dalam pandangan Muhammadiyah itu memiliki jiwa yang senantiasa untuk melakukan pembaruan-pembaruan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Inilah tujuh acuan yang sudah diputuskan oleh Munas Tarjih yang menjadi kriteria, menjadi ciri-ciri bagaimana warga Muhammadiyah memilih calon pemimpin, dan inilah guide-nya,” kata Agung di laman resmi Muhammadiyah.(*) Editor : Admin Padek
#Kriteria Calon Pemimpin #Agung Danarto #Calon Pemimpin yang Perlu Dipilih #muhammadiyah