Kapolsek Sungai Rumbai AKP Suyatno mengatakan bahwa dua titik penyebab lumpuhnya arus lalu lintas tersebut sudah masuk wilayah Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo Jambi. Daerah ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar.
Sampai saat ini, arus lalu lintas masih lumpuh dari dua arah. Antrean panjang kendaraan "mengular" dari arah Padang menuju Jambi, bahkan sudah mencapai Pasar Sungai Rumbai.
Sebelumnya sempat terjadi pergerakan kendaraan, namun informasi terbaru menyebutkan bahwa tidak jauh dari Simpang Ratu Balqis, air sungai kembali meluap dan menutup bahu jalan. "Terkait nama sungainya, kami masih mengumpulkan informasi," kata Suyatno.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Jujuhan terkait peristiwa tersebut. Personel dari kedua Polsek telah diturunkan ke lokasi untuk melihat situasi secara langsung.
Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Marhajas, membenarkan kejadian tersebut. Antrean panjang juga terjadi dari arah Jambi menuju Padang, Sumbar.
"Kami dari Asam Jujuhan mau ke ibu kota kabupaten Dharmasraya pagi ini, kemacetan sudah terjadi saat kami memasuki batas Sungai Rumbai. Menurut informasi warga, air meluap ke bahu jalan disertai badan jalan yang ambles di Simpang Ratu Balqis," kata Marhajas.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar warga Kecamatan Asam Jujuhan akan melewati jalan nasional yang berada di wilayah Jujuhan untuk menuju Sungai Rumbai atau ibu kota kabupaten.
Akibat kemacetan tersebut, Marhajas dan beberapa warga lainnya terpaksa tidak dapat mengikuti kegiatan yang ada di kantor Bawaslu Kabupaten Dharmasraya pagi itu.(ant/jpc)
Editor : Heri Sugiarto