Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Haji 2024: Ini Kabar Persiapan Terbaru dari Kemenag!

Heri Sugiarto • Rabu, 13 Maret 2024 | 21:49 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas rapat persiapan penyelenggaraan haji 2024 dengan DPR. (Foto: Humas Kemenag)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas rapat persiapan penyelenggaraan haji 2024 dengan DPR. (Foto: Humas Kemenag)
PADEK.JAWAPOS.COM-
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Men) menyampaikan perkembangan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, di Jakarta, Rabu (13/3/2024).
 
Dalam rapat persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2024 yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily ini, Gus Men menyampaikan, dari total kuota haji reguler tahun 2024 sebanyak 210.063 orang, sebanyak 176.067 calon jamaah haji telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Sisa kuota sebanyak 34.996 akan diisi oleh jamaah yang gagal sistem pada tahap pertama, pendamping lansia, penggabungan mahram, dan pendamping penyandang disabilitas.

Sementara itu, untuk haji khusus, 25.522 calon jamaah haji telah melunasi Bipih, dengan sisa kuota sebanyak 2.158 (5 kuota haji khusus dan 2.153 petugas haji khusus).

Gus Men menjelaskan bahwa bimbingan teknis terintegrasi telah dilakukan untuk petugas kloter dan haji daerah. Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi hampir selesai dan bimbingan teknis akan dilakukan pada akhir Maret 2024.

"Rekrutmen tenaga pendukung PPIH Arab Saudi dari WNI di Arab Saudi dan mahasiswa Timur Tengah juga telah selesai," ungkapnya.

Untuk mendukung penyelenggaraan haji ramah lansia, Kemenag melakukan langkah-langkah mitigasi, seperti screening kesehatan sebagai syarat pelunasan, kesempatan pelunasan bagi pendamping jamaah haji lansia pada tahap kedua, fasilitas ramah lansia di dalam dan luar negeri serta sajian khusus dan petugas khusus.

Penerbangan jamaah haji akan dilakukan oleh dua maskapai yang telah ditetapkan, yaitu Garuda Indonesia (109.072 jamaah) dan Saudia Airlines (106.993 jamaah) melalui 13 embarkasi.

"Penyiapan akomodasi di Mekkah dan Madinah telah selesai. Tahapan selanjutnya adalah melakukan konfigurasi penempatan setelah selesainya proses pelunasan Jemaah Haji," kata Gus Men.

Konsumsi sedang dipersiapkan untuk 27 kali makan di Madinah, 84 kali makan di Mekkah, dan 15 kali makan +1 kali snack berat di Masyair. Layanan konsumsi di bandara Jeddah dialihkan ke Mekkah.

Kontrak layanan transportasi bus shalawat telah dilakukan, dengan halte dan terminal untuk memudahkan layanan transportasi di Makkah. Layanan antar kota masih dalam proses penyelesaian.(*)

 

Editor : Heri Sugiarto
#kuota haji 2024 #pesawat haji 2024 #Persiapan Haji 2024 #ace hasan syadzily #yaqut cholil qoumas