Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menyampaikan bahwa pendaftaran CASN 2024 akan segera dibuka setelah proses verifikasi dan validasi rincian formasi ASN selesai.
Saat ini, proses tersebut sedang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) berdasarkan usulan dari seluruh instansi pusat dan daerah.
"Kami harap K/L (Kementerian/ Lembaga) dan Pemda yang belum merampungkan input di sistem BKN untuk segera menyelesaikan agar pendaftaran CASN segera dibuka karena sudah ditunggu-tunggu publik," ujar Anas saat memimpin rapat tematik mengenai rekrutmen CASN di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (30/4/2024) lalu.
Formasi CASN 2024 terdiri atas 75 kementerian dan lembaga sebanyak 427.850, serta 524 pemerintah daerah sebanyak 862.174.
Pendaftaran CASN 2024 akan membuka dua kategori, yaitu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk fresh graduate dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi tenaga non-ASN dan eks Tenaga Honorer Kategori (THK) II yang telah masuk basis data (database) BKN.
Pemerintah memprioritaskan rekrutmen ASN talenta digital dari kalangan fresh graduate untuk menjadi akselerator mesin birokrasi dan pelayanan publik.
Talenta digital ini diharapkan dapat mengakselerasi ekonomi lokal dan nasional, mulai dari digitalisasi sektor pertanian, perindustrian, pariwisata, produksi UMKM, perdagangan, dan sebagainya.
"Jadi seluruh CASN ini adalah talenta digital yang harus punya basic knowledge terkait digitalisasi. Harapannya CASN yang direkrut nanti bisa melanjutkan digital leadership," imbuh Anas.
Talenta digital yang dimaksud terbagi menjadi dua, yakni talenta digital sebagai pengguna dan sebagai pengelola. Untuk menghadirkan kepemimpinan digital (digital leadership), diperlukan tiga hal, yaitu struktur digital, kompetensi digital, dan digital culture.
Talenta-talenta digital yang direkrut melalui pengadaan CASN 2024 nantinya juga akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
IKN akan menerapkan pola kerja terpadu dengan fleksibilitas waktu dan lokasi, serta mendukung sistem kerja kolaboratif dan agile.
"Karenanya perlu talenta-talenta digital yang siap untuk mendorong akselerasi roda pemerintahan di IKN," pungkas Anas.(*)