EBITDA InJourney juga mengalami pertumbuhan yang luar biasa sebesar 73%, mencapai Rp8,828 triliun dibandingkan Rp5,101 triliun tahun 2023.
Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, InJourney berhasil membalikkan keadaan dengan menorehkan laba bersih yang signifikan.
Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria mengatakan, kinerja positif ini mencerminkan pemulihan industri pariwisata dan aviasi di Indonesia yang semakin menguat.
"Kinerja positif InJourney ini sejalan dengan semakin pulihnya industri pariwisata di Indonesia," kata Dony Oskaria.
Dony menambahkan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh karyawan dan manajemen InJourney Group, serta dukungan penuh dari para stakeholder, termasuk pemerintah pusat dan daerah.
Tingkat kesehatan keuangan InJourney tahun 2023 tergolong sangat sehat, dengan predikat AAA dari Pefindo.
Rasio keuangan InJourney pun menunjukkan perbaikan, seperti penurunan BOPO (Belanja Operasional terhadap Biaya Operasional) hingga 16%, menunjukkan efisiensi perusahaan yang semakin meningkat.
"Rasio keuangan InJourney semakin sehat, dan ke depan kami akan terus berupaya untuk membuat InJourney sebagai BUMN yang sehat, efisien, dan profitable, disertai akuntabilitas," jelas Dony.
Pergerakan Pesawat dan Wisatawan
Dijelaskannya bahwa berbagai upaya dilakukan InJourney untuk meningkatkan jumlah wisatawan, termasuk kolaborasi dengan stakeholder dalam menggelar event berskala global, seperti F1Powerboat di Danau Toba pada 24-26 Februari 2023, WorldSuperbike 2023 di Sirkuit Mandalika (3-6 Maret 2023), Festival Purnama Waisak di Borobudur (Juni 2023), Indonesia GP Series ke-2 di Sirkuit Mandalika (13-15 Oktober 2023), Aquabike Jetski World Championship 2023 di Danau Toba (22-26 November 2023) serta berbagai event balap lainnya di Sirkuit Mandalika, termasuk Porsche Sprint Challenge Indonesia dan Asian Road Racing Championship 2023.
Upaya-upaya tersebut, kata Dony, membuahkan hasil dengan peningkatan trafik penumpang di bandara-bandara yang dikelola InJourney Airports hingga 14%, mencapai 150 juta dibandingkan 114 juta tahun 2022.
Pergerakan pesawat pun tumbuh 14% menjadi 1.212 ribu tahun 2023, dibandingkan 1.055 ribu pergerakan pesawat tahun 2022.
Jumlah wisatawan di destinasi wisata yang dikelola InJourney pun mengalami peningkatan hingga 20%, mencapai 4,05 juta wisatawan di tahun 2023, dibandingkan 3,38 juta wisatawan pada tahun 2022.
InJourney juga menorehkan pencapaian penting dalam revitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 September 2023.
Selain itu, InJourney merevitalisasi Grand Inna Bali Beach dan mengembangkan KEK Sanur di Bali menjadi World Class Medical and Wellness Tourism Destination.
Selanjutnya, InJourney mengembangkan The Golo Mori di Desa Golo Mori, Manggarai Barat, NTT sebagai "Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination".
Menelang akhir tahun 2023, InJourney meluncurkan 2 subholding di bidang industri aviasi, yaitu InJourney Airports dan InJourney Aviation Services, sebagai langkah transformasi di industri aviasi dan kebandarudaraan.
Pembentukan InJourney Airports diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan profitabilitas pengelolaan bandara.
InJourney Airports akan menangani total 172 juta penumpang per tahun dan menjadikannya sebagai operator bandara terbesar ke-5 di dunia, mengalahkan Vinci Airports (Prancis) dan GMR Group (India).
Pembentukan InJourney Airports akan berdampak positif terhadap proporsi PDB yang bersumber dari sektor pariwisata dari 5% menjadi 10%.
Strategi yang dilakukan InJourney Airports adalah dengan meningkatkan pelayanan, melakukan transformasi strategi bisnis, serta memperkuat kualitas operasional dalam rangka menjadikan bandara sebagai face of the nation.
Berbekal capaian positif di tahun 2023, InJourney melangkah dengan lebih mantap di tahun 2024.
"InJourney akan terus melakukan pengembangan di sejumlah Kawasan Ekonomi Khusus dan menciptakan berbagai event yang menarik untuk mendorong kunjungan wisatawan. Aktivitas pariwisata berkelanjutan juga terus didorong untuk memberikan dampak luas pada masyarakat baik dari segi ekonomi, sosial, dan lingkungan,” pungkas Dony Oskaria.(*)
Editor : Heri Sugiarto