Pernyataan sikap ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IPHI yang berlangsung di Jakarta pada 26 Oktober 2024.
IPHI menilai komitmen pemerintah dalam memperbaiki pengorganisasian dan pelayanan haji menjadi langkah strategis yang berdampak langsung pada kualitas ibadah dan efisiensi biaya.
IPHI menyampaikan bahwa dukungan ini mencakup kebijakan-kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat pelayanan kesehatan jamaah haji dan menyediakan Muassasah Indonesia di Arab Saudi, dalam keterangan resminya, Selasa (29/10/2024).
Pernyataan sikap ini juga ditandatangani Ketua Umum Mayjend TNI (Purn) Dr.H.A.Yani Basuki, MSi, Sekjen IPHI, Dr. H. Abidinsyah Siregar, MBA, M.Kes., serta mendapat dukungan 24 pengurus wilayah IPHI yang hadir dan tujuh lainnya yang berhalangan hadir.
Dukungan IPHI turut disaksikan oleh Dewan Kehormatan IPHI, Prof. Dr. Hamdan Zoelva, M.H., serta Dewan Pengawas, Ir. H. Subandriyo.
Para tokoh ini berharap pemerintah bisa segera merealisasikan rencana tersebut guna meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi masyarakat Indonesia.
Sebelumnya, dengan tekad yang kokoh untuk menegakkan kebenaran dan menjaga kemabruran, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Terbatas tahun 2024, pada Sabtu (26/10) di Sekretariat PP IPHI Gedung MAPORINA, Asem Baris Raya, Kebon Baru Tebet, Jakarta Selatan Jakarta.
IPHI berkomitmen memperkuat peran sebagai organisasi kebajikan yang senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan, serta menjadi wadah pengabdian yang mempersatukan umat dan menjaga kemabruran haji.
Dalam Rakernas tersebut, Pjs Ketua Umum IPHI Mayjen TNI (Purn) DR. H. Ahmad Yani Basuki, M.Si., ditetapkan menjadi Ketua Umum Definitif IPHI menggantikan H. Ismed Hasan Putro yang telah meninggal dunia pada 24 Juli 2024 lalu.
Ia menekankan peran IPHI sebagai wadah pengabdian yang mempersatukan umat dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.(*)
Editor : Heri Sugiarto