Longsor tersebut mengakibatkan putusnya akses jalan utama Riau-Sumbar, menghambat aktivitas masyarakat, dan berdampak pada transportasi serta ekonomi.
Kapolda Iqbal didampingi oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau, Yohanis Tullak Todingrara, Kabid Propam Polda Riau Kombes Edwin Louis Sengka, Wadir Lantas Polda Riau AKBP Nurhadi Ismanto, Kasat Lantas AKP Vino Lestari, serta beberapa pejabat lainnya.
"Saya turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jalan yang terputus akibat longsor. Ini prioritas kita untuk segera ditangani agar masyarakat tidak terhambat dalam beraktivitas," ujar Irjen Pol Mohammad Iqbal.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan BPJN Riau untuk mempercepat penanganan longsor, dan perbaikan jalan. Ia berharap cuaca bersahabat.
Kapolda menekankan pentingnya langkah cepat dan tepat guna meminimalkan dampak terhadap masyarakat, terutama pengguna jalur Riau-Sumatera Barat.
"Saya berharap proses perbaikan jalan ini dapat segera selesai agar akses jalan kembali normal dan masyarakat tidak lagi terkendala," tambahnya kepada Riau Pos.
Longsor di Tanjung Alai ini disebabkan oleh curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, aktivitas masyarakat, khususnya transportasi dan kegiatan ekonomi, menjadi terganggu.
Kapolda Riau juga berharap penanganan segera dilakukan untuk mengurangi dampak negatif bagi warga sekitar.
"Semoga penanganan jalan longsor ini dapat diselesaikan dengan cepat sehingga aktivitas masyarakat kembali lancar," harapnya.
Sebelumnya, BPJN Riau menyampaikan bahwa perbaikan jalan ditargetkan selesai sebelum masa libur natal dan tahun baru (Nataru).
Saat ini untuk percepatan penanganan longsor dan perbaikan jalan, arus lalu lintas kendaraan mobil pribadi dan angkutan dialihkan ke jalur alternatif Lipat Kain-Kuansing-Kiliran Jao.(*)
Editor : Heri Sugiarto