Pendakwah Gus Miftah ini sebelumnya dilantik sebagai utusan khusus presiden di Istana Negara Jakarta, 22 Oktober 2024, bersama Raffi Ahmad dan 5 orang lainnya. Masa jabatan ini hanya dua bulan ia lakoni.
Namun dalam pernyataan resminya, Gus Miftah menyampaikan bahwa keputusan pengunduran dirinya, diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk keinginan untuk fokus pada kegiatan dakwah dan sosial yang telah lama ia jalani.
Ia mengklaim keputusan ini diambilnya bukan karena ditekan siapapun, bukan karena permintaan siapapun. Keputusan ini ia ambil karena rasa hormat dan rasa tanggung jawab kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto.
Gus Miftah juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo Subianto atas kesempatan yang diberikan untuk berkontribusi dalam mempromosikan kerukunan beragama dan moderasi di Indonesia.
Ia berharap bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan selama masa jabatannya dapat terus dilanjutkan oleh penerusnya. (*)
Editor : Hendra Efison