Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gunung Paling Aktif di Dunia: Kilauea Meletus, Pancaran Lava Spektakuler di Hawaii

Heri Sugiarto • Rabu, 25 Desember 2024 | 11:35 WIB

Letusa di dalam kaldera puncak Kilauea, tepatnya di kawah Halemaʻumaʻu yang berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Berapi Hawaii. (Foto: NY Times)
Letusa di dalam kaldera puncak Kilauea, tepatnya di kawah Halemaʻumaʻu yang berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Berapi Hawaii. (Foto: NY Times)
PADEK.JAWAPOS.COM-Gunung berapi Kilauea, salah satu gunung berapi paling aktif di dunia, kembali menunjukkan aktivitasnya.

Untuk hari kedua berturut-turut pada Selasa (24/12) waktu setempat, lava dari perut bumi memancar ke udara, menciptakan pemandangan spektakuler di Pulau Besar Hawaii.

Seperti dilansir dari AP dan Fox Weather, erupsi ini terjadi di dalam kaldera puncak Kilauea, tepatnya di kawah Halemaʻumaʻu yang berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Berapi Hawaii.

Beruntung, tidak ada ancaman langsung terhadap rumah penduduk atau infrastruktur setempat.

Lava mulai menyembur pada Senin dini hari (23/12) waktu setempat, setelah retakan terbuka di dasar kaldera.

Pancaran lava mencapai ketinggian hingga 90 meter sebelum menyebar dan menutupi area seluas 650 hektare dengan ketebalan sekitar satu meter.

Aktivitas sempat berhenti pada Senin sore, namun kembali aktif pada Selasa pagi.

Pantauan dari Kejauhan
Area sekitar kawah Halemaʻumaʻu telah ditutup untuk umum sejak 2007 karena risiko seperti ketidakstabilan dinding kawah dan longsoran batu.

Meski demikian, pengunjung Taman Nasional tetap dapat menyaksikan pemandangan spektakuler ini dari lokasi pandang aman yang telah disediakan.

Menurut pengamatan Observatorium Gunung Berapi Hawaii (HVO), emisi gas vulkanik tercatat sangat tinggi. "Ini adalah momen yang sangat menarik," kata Ken Hon, Kepala Ilmuwan HVO, pada Senin.

Hon menjelaskan, aliran lava kali ini telah menutupi sebagian besar permukaan danau lava yang terbentuk dari letusan Desember 2020.

Pancaran lava mencapai puncaknya setinggi 60 meter pada Senin pagi, namun mulai mereda pada sore hari. Hingga pukul 15.30 waktu setempat, aktivitas erupsi benar-benar terhenti.

Sejarah Erupsi Kilauea
Letusan ini menandai erupsi keenam di kaldera puncak Kilauea sejak 2020.

Sebelumnya, gunung ini juga meletus pada Juni dan September tahun ini.

Dalam sejarahnya, Kilauea dikenal sebagai gunung berapi termuda dan paling aktif di Pulau Hawaii, serta salah satu gunung berapi tersibuk di dunia.

Sejak muncul sekitar 280.000 tahun lalu, gunung ini telah menutupi hampir 90% permukaannya dengan aliran lava dalam 1.000 tahun terakhir.

Nama “Kilauea” sendiri berasal dari bahasa Hawaii yang berarti “memancar” atau “meluas.”

Sebagai salah satu daya tarik utama Taman Nasional Gunung Berapi Hawaii, Kilauea terus menjadi pusat perhatian dunia, menawarkan pemandangan spektakuler sekaligus pelajaran berharga tentang kekuatan alam.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#pemandangan spektakuler #gunung meletus #hawaii #lava gunung berapi #gunung berapi #Gunung Kilauea Hawaii