Bagi Anda yang memiliki atau berencana memiliki sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc, penting untuk memahami perbedaan antara SIM C dan SIM C1.
Apa Perbedaan SIM C dan SIM C1?
Perbedaan utama antara SIM C dan SIM C1 terletak pada kapasitas mesin sepeda motor yang dapat dikendarai.
SIM C: Ditujukan untuk pengendara sepeda motor dengan kapasitas mesin maksimal 250 cc.
SIM C1: Diperuntukkan bagi pengendara sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc hingga 500 cc, termasuk motor listrik dengan daya setara.
Persyaratan Pembuatan SIM C1
Untuk mendapatkan SIM C1, Anda perlu memenuhi beberapa persyaratan, yaitu:
*Usia Minimal: 18 tahun (dibuktikan dengan KTP).
*Memiliki SIM C: Anda harus sudah memiliki SIM C yang aktif.
*Masa Penggunaan SIM C: SIM C yang Anda miliki harus sudah digunakan minimal 1 tahun.
*Surat Keterangan Sehat: Anda wajib melampirkan surat keterangan sehat dari dokter.
*Ujian Praktik: Anda akan mengikuti ujian praktik menggunakan sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc.
Biaya Pembuatan SIM C1
Biaya pembuatan SIM C1 dikenakan Rp100 ribu, menariknya untuk SIM C juga dikenakan Rp100 ribu per penerbitan. Adapun untuk biaya perpanjangan keduanya dikenakan biaya yang sama, yakni Rp75 ribu.
Mengapa SIM C1 Penting?
Penerbitan SIM C1 bertujuan untuk meningkatkan keselamatan berkendara, terutama bagi pengendara sepeda motor dengan kapasitas mesin yang lebih besar.
Dengan adanya pembagian jenis SIM berdasarkan kapasitas mesin, diharapkan pengendara dapat lebih memahami karakteristik sepeda motor yang dikendarainya dan mampu mengendarai dengan aman. (*)
Editor : Adetio Purtama