PADEK.JAWAPOS.COM-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membuka secara fungsional delapan ruas jalan tol baru guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025. Ruas-ruas tol tersebut akan dapat dilintasi secara gratis tanpa dikenakan tarif tol.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU), Diana Kusumastuti, mengungkapkan bahwa total panjang ruas tol yang akan difungsionalkan pada periode Lebaran tahun ini mencapai 132,77 kilometer (Km).
“Untuk mendukung Idulfitri, ditargetkan beberapa ruas tol akan beroperasi di kuartal pertama 2025, dengan panjang total 132,77 km yang difungsionalkan sementara untuk arus mudik,” ujar Diana saat ditemui di Kementerian PU, Jakarta, pekan lalu.
Diana menjelaskan bahwa dari total 132,77 Km tol yang dapat dilintasi gratis, terdapat dua kategori: ruas tol yang sudah operasional pada Kuartal I/2025 sepanjang 74,35 Km, serta ruas tol yang masih dalam tahap konstruksi namun akan difungsionalkan selama Lebaran sepanjang 58,42 Km.
Beberapa ruas tol yang sudah operasional dan akan tetap gratis saat Lebaran meliputi Tol Binjai – Langsa Seksi 2 (Tanjung Pura – Pangkalan Brandan) sepanjang 19 Km, Tol Pekanbaru – Padang Seksi Sicincin – Padang sepanjang 36,60 Km, Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulonprogo Paket 1.2 (Klaten – Prambanan) sepanjang 8,60 Km, serta Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 2 (Kuala Tanjung – Indrapura) sepanjang 10,15 Km.
Sementara itu, empat ruas tol yang masih dalam tahap konstruksi tetapi akan difungsionalkan saat Lebaran 2025 meliputi Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Pada Tiji – Seulimeun) sepanjang 24,67 Km, Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 4 (Sinaksak – P. Siantar) sepanjang 12,37 Km, Tol Jakarta – Cikampek II Selatan Paket 3 (Kutanegara – Sadang) sepanjang 8,50 Km, serta Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket 1 (Gending – Krakasan) sepanjang 12,88 Km.
Selain pembukaan ruas tol fungsional, pemerintah juga tengah mengkaji pemberian diskon tarif tol selama periode libur Idulfitri 2025. Diskon ini sejalan dengan kebijakan yang diterapkan pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) sebelumnya, seperti Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa diskon tarif tol merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
“Diskon tarif tol akan kembali diberikan pada tahun 2025, bersamaan dengan kebijakan stabilisasi harga pangan,” kata Airlangga dalam konferensi pers baru-baru ini.
Tak hanya tarif tol, pemerintah juga akan memberikan diskon tarif pesawat untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Beberapa program diskon yang telah diterapkan pada tahun 2024 juga akan kembali diberlakukan untuk Lebaran 2025. Dengan kebijakan ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan lebih lancar serta membantu masyarakat dalam menekan biaya perjalanan. (jpg)
Editor : Novitri Selvia