Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kemenag Pastikan Alokasi Anggaran Beasiswa Pendidikan Tetap Berlanjut

Randi Zulfahli • Selasa, 18 Februari 2025 | 11:20 WIB

Kepala PUSPENA Kemenag, Ruchman Basori.
Kepala PUSPENA Kemenag, Ruchman Basori.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kementerian Agama (Kemenag) memberikan jaminan bahwa anggaran beasiswa pendidikan akan tetap dialokasikan untuk tahun berjalan maupun rekrutmen baru.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENA) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Ruchman Basori, dalam sebuah acara di Malang.

"Dari hasil Rapat Koordinasi antara LPDP dengan Kementerian/Lembaga termasuk dengan Kemenag pada 11 Februari 2025, didapatkan kepastian bahwa anggaran beasiswa untuk yang sedang berjalan (on going) aman. Anggaran untuk rekrutmen baru 2025 juga sudah teralokasikan," ujar Ruchman dalam pertemuan dengan para dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kamis (13/2).

Ruchman menjadi narasumber dalam acara Persiapan Perkuliahan Semester Genap 2024/2025 yang mengusung tema ”Peran Strategis Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENA) dalam Mempersiapkan SDM Unggul Menyambut Indonesia Emas 2045”

Dalam paparannya, aktivis angkatan '98 ini menjelaskan bahwa sejak Oktober 2024, pengelolaan beasiswa Kemenag telah dialihkan ke lembaga baru yang disebut PUSPENMA.

Lembaga ini merupakan binaan dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Agama melalui Sekretaris Jenderal.

"PUSPENMA memiliki posisi strategis karena langsung berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama," jelas Ruchman.

Beasiswa BIB (Beasiswa Indonesia Bangkit) menawarkan pembiayaan penuh (full founding) bagi keluarga besar Kemenag yang melanjutkan studi S1, S2, dan S3, baik di dalam maupun luar negeri. Ruchman mengajak para dosen untuk memanfaatkan kesempatan ini.

"Kesempatan telah terbuka lebar, tinggal Bapak Ibu Dosen mempersiapkan diri, baik kemampuan Bahasa Inggris, akademik dan sikap mental," kata alumni UIN Walisongo Semarang ini seraya menambahkan.

"Kami dari PUSPENMA mengundang para dosen untuk studi lanjut melalui Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), agar para dosen tambah berkualitas," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor I UIN Malang, Umi Sumbulah, mendorong para dosen untuk meningkatkan kualitas akademik dengan menjalankan tugas mengajar secara optimal, memenuhi tuntutan Beban Kerja Dosen (BKD), melakukan penelitian, serta aktif menulis di jurnal-jurnal internasional.

"Sekarang sudah banyak jurnal internasional, termasuk yang diterbitkan UIN Malang. Para dosen harus ambil bagian untuk menulis di jurnal-jurnal tersebut," harap Umi.

Sekitar seratus dosen berpartisipasi dalam kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Fakultas Sains dan Teknologi. Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, termasuk Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Kepala Bagian, dan sejumlah tenaga kependidikan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Sri Harini, menyampaikan rasa bangganya terhadap komitmen dan dedikasi para dosen. Dia menjelaskan bahwa fakultas telah mengurangi ketergantungan pada dosen luar biasa (dosen tidak tetap) dan telah mengoptimalkan peran dosen tetap, baik PNS maupun PPPK.

"Saya bangga dengan komitmen dan dedikasi bapak dan ibu dosen. Saat ini kita sudah mengurangi dosen luar biasa dan telah cukup diisi oleh para dosen tetap baik PNS maupun PPPK," ungkap Sri Harini.

Lebih lanjut, Sri Harini mendorong para dosen untuk serius memikirkan kenaikan pangkat akademik, dari lektor hingga guru besar. "Ini bukan hanya untuk kepentingan diri bapak ibu sendiri, tetapi juga kepentingan kelembagaan UIN," tegasnya. (*)

Editor : Adetio Purtama
#Anggaran Beasiswa #beasiswa #kemenag