PADEK.JAWAPOS.COM-Kurang lima hari lagi rombongan calon jemaah haji (CJH) Indonesia bakal diterbangkan ke Tanah Suci. Sesuai jadwal, kloter pertama berangkat pada 2 Mei.
Kemarin Badan Penyelenggara (BP) Haji memastikan semua akomodasi di Mekkah dan Madinah telah siap. Pengecekan persiapan akomodasi itu dilakukan oleh Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak.
Dia melihat persiapan sejumlah hotel di Makkah pada Sabtu (26/4) sore waktu Saudi. Laporan yang dia terima, sebanyak 204 hotel di Makkah dan 90 hotel di Madinah sudah siap menyambut kedatangan jemaah Indonesia.
Dahnil juga memeriksa kesiapan layanan konsumsi hingga fasilitas kesehatan. Di antara hotel yang dia cek adalah Emaar Al Diyafa Hotel.
“Hotel ini (Emaar Al Diyafa, red) akan menampung sekitar 2.500 jamaah haji Indonesia selama berada di Mekkah,” kata Dahnil dalam keterangannya Minggu (27/4).
Dahnil juga mengunjungi Rabieh Hijazi Hotel yang akan menjadi tempat bermukim sekitar 380 jamaah. Hotel ini berada di kawasan Syisyah.
Untuk diketahui, kawasan Syisyah bakal menjadi salah satu area akomodasi utama bagi jamaah haji Indonesia. Sebab, di kawasan ini banyak hotel yang sudah disewa pemerintah Indonesia.
Setelah meninjau layanan hotel, Dahnil melanjutkan kunjungan ke Kitchen Bin Marta di kawasan Jabal Nur, Mekkah. Dapur ini menjadi salah satu penyedia yang akan melayani kebutuhan konsumsi jamaah Indonesia selama di Mekkah.
Kunjungan kerja di Mekkah itu ditutup dengan peninjauan ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di wilayah Aziziyah Selatan, Mekkah. KKHI akan menjadi pusat layanan kesehatan bagi jemaah Indonesia selama berada di Mekkah.
“Kami ingin memastikan seluruh layanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga kesehatan, sudah siap dengan kualitas terbaik demi kelancaran dan kenyamanan jamaah haji Indonesia,” tandas Dahnil. (wan/oni/jpg)
Editor : Novitri Selvia