Salah satu agenda utama adalah penyampaian pandangan fraksi-fraksi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026 dan Kerangka Ekonomi Makro serta Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) yang telah disampaikan pemerintah.
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa DPR akan memastikan RAPBN 2026 disusun untuk menjawab kebutuhan rakyat.
“Merespons hal-hal tersebut maka dibutuhkan kebijakan negara yang tepat dalam mengintervensi situasi sehingga dapat menjaga keberlanjutan perekonomian nasional, memastikan pembangunan nasional tetap berjalan dan melindungi kehidupan rakyat,” ujar Puan.
Rapat juga membahas Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2024 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2024 dari BPK RI.
Selain itu, DPR mengesahkan permohonan naturalisasi empat atlet Timnas Sepakbola Putri: Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, Isa Guusje Warps, dan Emily Julia Frederica Nahon.
Dalam pidato penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024-2025, Puan menyinggung tantangan global seperti konflik geopolitik dan perang tarif yang berdampak pada kondisi ekonomi nasional. Ia menekankan pentingnya program prioritas dan kerja yang terukur serta efisiensi APBN 2025.
"Setiap Rupiah yang digunakan dalam APBN atau yang dihemat adalah uang rakyat yang dititip kelolakan untuk membangun kehidupan rakyat yang sejahtera," kata Puan.
Puan juga menyampaikan bahwa tema KEM-PPKF 2026 adalah “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi”, mencerminkan komitmen pemerintah terhadap reformasi struktural. “Kita harus membangun kekuatan dalam negeri,” ujarnya.
DPR, lanjut Puan, akan terus mencermati penyusunan APBN 2026 agar adaptif dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional.
Melalui fungsi legislasi, DPR juga akan melanjutkan pembahasan delapan RUU yang masih berada di tahap Pembicaraan Tingkat I. Puan menegaskan pentingnya partisipasi publik dalam proses legislasi.
“Komitmen ini diwujudkan melalui penghormatan terhadap hak-hak masyarakat,” jelasnya.
Masa Persidangan III resmi ditutup, dan DPR memasuki masa reses mulai 28 Mei hingga 23 Juni 2025. Anggota dewan akan kembali ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Saatnya kita menyapa, mendengarkan, dan menyerap aspirasi rakyat, serta mempersatukan rakyat dalam semangat gotong royong,” tutup Puan.(*)
Editor : Hendra Efison