Selain itu, Messi juga pernah mengumumkan pengunduran dirinya dari Timnas Argentina pada 2016 usai gagal mengantarkan Tim Tango juara di Copa America. Untuk ketiga kalinya berturut-turut, Messi gagal di final bersama Tim Tango yakni di final Piala Dunia 2014, final Copa America 2015, dan final Copa America 2016. Namun, Messi berubah pikiran dan tetap menjadi andalan Tim Tango.
Pada musim kompetisi 2013-2014, Barcelona dilatih Gerardo “Tata” Martino setelah menggantikan Tito Vilanona karena sakit. Itu menjadi musim yang buruk bagi Messi. Dia kerap mengalami cedera dan permainan tim pun tidak menentu. Satu minggu sebelum akhir musim, Messi mengunjungi Vilanova di rumah sakit dan mengungkapkan keinginannya untuk pergi. Tapi Vilanova meyakinkan Messi untuk tetap tinggal di Camp Nou.
“Itu adalah waktu ketika Tito Vilanova berada di titik yang lemah dan sedang sakit. Messi bertemu Tito, meskipun saya tidak ada di sana, saya tahu mereka berbicara selama berjam-jam,” kata asisten Tito Vilanova kala itu, Jordi Rouran, dikutip dari Marca.
“Setelah bertemu Tito, Messi berubah pikiran dan melihat beberapa hal lebih jelas. Saya tidak tahu apa yang mereka bicarakan, tapi Messi memutuskan untuk tinggal dan kami berharap dia melakukannya selama bertahun-tahun,” jelas Jordi.
Pada September 2015, petugas pajak meminta hakim untuk menyelidiki kejahatan fiskal dan menjadi masalah di Spanyol. Waktu itu Messi ketakutan karena dia diduga tidak pernah membayar pajak. “Waktu itu saya berpikir untuk pergi, bukan karena saya ingin meninggalkan Barcelona, tapi saya ingin meninggalkan Spanyol,” ucap Messi kepada media RAC1.
“Saya merasa diperlakukan buruk dan saya tidak ingin berada di Spanyol lagi. Banyak tim yang ingin saya bergabung, tapi itu tidak saya lakukan. Meskipun ada tawaran resmi dari klub lain, mereka tahu kalau saya ingin tinggal di Barcelona,” tegas Messi.
Barcelona kemudian diperkuat Luiz Suarez dan Neymar, lalu memenangkan La Liga, Messi akhirnya memutuskan untuk tidak pergi. Kebimbangan Messi masih berlanjut, kali ini di Timnas Argentina. Setelah Argentina dikalahkan Cile di final Copa America 2016, banyak yang berspekulasi kalau itu akhir dari petualangan Messi di Tim Tango.
“Di ruang ganti saya berpikir bahwa waktu saya dengan tim nasional telah selesai, itu bukan untuk saya dan itulah bagaimana saya merasa sekarang. Kami tidak puas untuk sampai ke final dan tidak memenangkannya,” ucap Messi.
“Saya telah berusaha mencoba untuk menjdi juara bersama Argentina, tapi itu tidak terjadi, saya tidak bisa mencapainya,” imbuh Messi. Pada September 2016, hanya beberapa bulan setelah Messi mempunyai keinginan pensiun dari Timnas, Messi terlihat kembali ke tempat latihan. “Saya percaya dengan tim Argentina. Kami telah melakukan hal-hal yang sangat baik meskipun final yang hilang. Pada saat itu, kami sangat sedih. Itu pukulan yang sangat keras, pukulan lain, tapi setelah itu aku sembuh,” ucapnya.
Atas dasar beberapa kejadian tersebut, Presiden Barcelona Jose Maria Bartomeu percaya bahwa Messi masih ingin bermain untuk Barcelona, meski dia sudah mengirimkan surat ke Dewan Direksi perihal masa depannya di Barcelona.
Messi juga mengatakan bakal ikut berlatih untuk musim baru. Klub juga bersikeras bahwa mereka masih memiliki waktu untuk mengubah situasi. Sekarang, penggemar Barcelona berharap ada pembatalan keempat dari pahlawan mereka. (jpg) Editor : Novitri Selvia