Gol Saleh Al-Shehri pada menit 48 dan Salem Al-Dawsari menit 53 membawa Arab Saudi meraih kemenangan 2-1 pada pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia melawan Argentina di Stadion Lusail, Qatar, Selasa (22/11/2022).
Argentina lewat penyerangnya Lionel Messi hanya mencetak gol tunggal dari titik penalti pada menit 10. Wasit Slavko Vincic menghadiahkan penalti atas laporan VAR setelah baju Leandro Paredes ditarik oleh Saud Abdulhamid di dalam kotak.
Pada menit ke-27, Martinez lolos dari penjaga gawang dan menghasilkan gol yang indah. Tapi, golnya dianulir oleh VAR karena offside. Hal sama terjadi menit ke 35, ketika Martinez kembali mencetak gol, tapi bendera dinaikkan wasit karena offside.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit ini, Arab Saudi mulai memberikan kejutan pada tiga menit berjalannya babak kedua. Saleh Al-Shehri menyamakan kedudukan 1-1.
Pada menit 53, Salem Al-Dawsari menambah keunggulan setelah mencetak gol solo yang menakjubkan.
"Hasilnya mengakhiri 36 pertandingan tak terkalahkan Argentina, setelah kekalahan melawan Brasil tiga tahun lalu. Tapi, ini adalah hari terhebat dalam sejarah sepak bola Arab Saudi," tulis Sky Sport News.
Argentina terakhir kali kalah dalam pertandingan pembuka grup Piala Dunia tahun 1990 melawan Kamerun, tapi mereka berhasil mencapai final dan kalah melawan Jerman. Namun, sejarah itu menjadi sedikit penghibur bagi tim dari Amerika Selatan itu saat ini setelah kekalahan dari negara peringkat 51sepak bola dunia.
Seluruh pertandingan dimainkan dalam atmosfir yang luar biasa di Stadion Lusail, dengan pendukung Argentina yang sangat besar dan ribuan warga Saudi yang datang ke perbatasan untuk menyemangati tim mereka.
Lionel Messi mengabaikan rasa lelah demi memimpin barisan timnya pada pertandingan pembuka ini. Dengan Paulo Dybala yang masih belum pulih dari cedera, Lautaro Martinez dan Angel Di Maria berada di depan bersama dalam tim bertabur bintang yang menjadi salah satu favorit juara di Qatar.
Pelatih Arab Saudi Herve Renard mempertahankan kapten dan gelandang Salman Al-Faraj di tim meski baru-baru ini mengalami cedera bahu. Dia telah menjadi dominasi Al Hilal di sepakbola klub Asia dalam beberapa tahun terakhir.(ssn)
Kejutan Terbesar Piala Dunia:
Juni 1950: AS 1-0 Inggris
Juli 1966: Korea Utara 1-0 Italia
Juni 1978 Skotlandia 3-2 Belanda
Juni 1990: Argentina 0-1 Kamerun
Juni 1994: Republik Irlandia 1-0 Italia
Mei 2002: Prancis 0-1 Senegal
Juni 2002: Italia 1-2 Korea Selatan
Juni 2010: Spanyol 0-1 Swiss
November 2022: Argentina 1-2 Arab Saudi.