Freiburg mengejutkan dengan gol pembuka Christian Gunter pada menit ke-12. Namun, Bayern bangkit melalui gol indah Mathys Tel dan Jamal Musiala pada menit 35 dan 75.
Mimpi buruk Bayern baru tiba di menit ke-87, ketika Lucas Holer mencetak gol penyama kedudukan bagi Freiburg.
Dalam laga yang berlangsung sengit ini, Freiburg nyaris unggul lebih dulu lewat sepakan Roland Sallai yang digagalkan Manuel Neuer. Bola rebound bahkan melebar tipis usai mengenai mistar gawang.
Tak berselang lama, Freiburg memecah kebuntuan melalui sepakan keras Christian Gunter dari luar kotak penalti. Neuer kembali melakukan penyelamatan gemilang untuk menghindarkan gawangnya dari kebobolan kedua.
Bayern akhirnya bisa menyamakan kedudukan melalui gol spektakuler Mathys Tel. Pemain muda tersebut melepaskan tembakan melengkung yang tak bisa dijangkau kiper Freiburg.
Memasuki babak kedua, Jamal Musiala membawa Bayern berbalik unggul. Ia dengan cerdik melewati hadangan pemain belakang lawan dan melepaskan sepakan yang bersarang ke sudut gawang.
Ketika Bayern sudah terlihat nyaman dan mengira akan meraih kemenangan, Lucas Holer muncul sebagai pahlawan Freiburg. Ia berhasil mencetak gol melewati Neuer dan memaksa laga berakhir imbang. Gol ini menyelamatkan Freiburg dari kekalahan dan mengantarkan mereka meraih satu poin penting.
Gol tercipta ketika Killian Sildillia melakukan lemparan jauh ke kotak penalti Bayern Munich. Merlin Rohl kemudian dengan cerdik memberikan bola kepada Lucas Holer yang berdiri bebas. Holer tak menyia-nyiakan kesempatan ini dan melepaskan tendangan voli indah yang tak mampu dihalau Manuel Neuer.
Hasil imbang ini membuat Bayern Munich semakin tertinggal dalam perburuan gelar juara. Mereka kini terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, Bayer Leverkusen, meskipun sudah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
Pelatih Bayern Munich Thomas Tuchel tentu kecewa dengan hasil ini. Timnya tidak bermain bagus di setengah jam pertama. "Kami benar-benar tidak memiliki struktur, kami terlalu tidak disiplin dan pantas tertinggal. Secara posisi kami tidak menjalankan rencana permainan kami sama sekali. Kami kehilangan bola saat menyerang dan mengundang lawan untuk melakukan serangan balik," tegasnya.
Meskipun Bayern bangkit di babak kedua dan menciptakan banyak peluang, Tuchel tetap kecewa karena timnya gagal meraih kemenangan. "Pada akhirnya kami membuang dua poin. Kami seharusnya bisa mempertahankan gawang dengan lebih baik," sesalnya.(esp)