Kekalahan di laga Liga Premier Inggris ini semakin pahit bagi Spurs karena Inggris hanya mendapatkan empat tempat di Liga Champions musim depan, bukan lima seperti yang diprediksi sebelumnya.
Situasi ini membuat peluang Spurs untuk finish di empat besar semakin tipis. Mereka saat ini berada di peringkat kelima dan tertinggal tujuh poin dari peringkat keempat Liga Inggris Aston Villa dengan satu pertandingan tersisa.
Spurs masih harus bermain melawan Liverpool dan Manchester City di empat pertandingan tersisa sehingga semakin kecil kemungkinan bisa memperkecil jarak dengan Villa.
The Blues yang tampil lebih dominan sepanjang pertandingan melawan Spurs, berhasil membuka skor melalui penampilan talenta akademi klub. Tendangan bebas akurat Conor Gallagher disambut sundulan Trevoh Chalobah menit ke-24.
Gol kedua tim asuhan Mauricio Pochettino dicetak Nicolas Jackson menit ke-72, setelah memanfaatkan bola rebound dari tendangan bebas Cole Palmer.
Pelatih Chelsea Mauricio Pochettino mengungkapkan kegembiraannya setelah meraih kemenangan yang diraih dengan susah payah, memuji semangat juang tim dan kontribusi para lulusan akademi.
"Saya tidak tahu apakah ini pertandingan terbaik musim ini, tapi ini yang paling saya senang. Cara kami bermain dan bertanding persis seperti yang kami inginkan sejak awal," ungkapnya usai pertandingan.
Pochettino menekankan pentingnya hubungan emosional para lulusan akademi dengan klub. "Mereka luar biasa. Mereka memahami identitas klub dan bisa memberikan sesuatu yang ekstra dalam pertandingan seperti ini," imbuh dia.
Namun, Pochettino menegaskan bahwa seluruh tim layak mendapatkan pujian. "Ini tidak berarti pemain lain tidak merasakan semangat yang sama," pungkasnya.
Kemenangan ini membawa Chelsea naik ke atas West Ham dan menduduki peringkat kedelapan klasemen sementara Premier League. Posisinya terpaut dua poin di belakang Newcastle dan tiga poin dari Manchester United yang berada di posisi enam.
Chelsea masih memiliki peluang lolos ke Europa League atau Europa Conference League, meskipun musim mereka secara keseluruhan dianggap mengecewakan mengingat dana besar yang dihabiskan untuk membangun tim.(*)