Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selat Hormuz Tutup Total, Pasokan Energi Global Terganggu

j
Penulis: jpg❯
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM -- Sebelum Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran, Selat Hormuz terbuka bagi kapal mana saja. Sekitar 20 persen distribusi minyak dunia pun aman melaluinya.

Tapi, begitu diserang, Iran bereaksi dengan mewajibkan kapal yang melintas di selat yang me­misahkan wilayah mereka dengan Oman untuk meminta izin. Bahkan, juga mengenakan tarif.

Kemarin (12/6), mengutip Al Jazeera, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memerintahkan seluruh tanker dan kapal komersial menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz. Setiap kapal yang mencoba melintas akan menjadi sasaran serangan.

Advertisement

“Akibat meningginya tensi yang disebabkan agresi pasukan AS dan pengumuman oleh Angkatan Bersenjata Iran tadi malam, Selat Hormuz akan ditutup sampai waktu yang belum ditentukan,” kata Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA) di akun X mereka.

Penutupan itu otomatis bakal mengganggu pasokan energi global. Harga minyak pun diperkirakan bakal kembali naik.

Perintah penutupan itu dikeluarkan setelah militer AS dan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) terlibat bentrokan di perairan strategis tersebut. Sedikitnya tujuh titik pesisir Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, termasuk Bandar Abbas, Sirik, Qeshm, dan Pulau Hengam.

Advertisement

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyebut, serangan itu demi tercapainya gencatan senjata. “Presiden (Donald) Trump memerintahkan kami untuk menyerang dengan keras,” kata Hegseth di luar markas CENTCOM (Pusat Komando Militer AS), seperti dikutip dari CNN.

Iran membalas dengan menyerang berbagai pang­kalan militer AS di kawasan sekitar. Kuwait sampai harus menutup wilayah udaranya. AS juga memperingatkan warga Jordania agar mencari tempat perlindungan.

Di tengah eskalasi konflik, Presiden Amerika Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terhadap Iran. Trump menuduh, Teheran sengaja mengulur-ulur negosiasi damai yang selama ini berlangsung.

“Kami menghantam me­reka keras kemarin dan kami akan menghantam mereka lagi hari ini,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih pada Rabu (11/5).

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

AS Yakin Diteken Hari Ini, Iran Masih Mengkaji, Kesepakatan Damai, Trump Sebut  Selat Hormuz bakal Langsung Dibuka

AS Yakin Diteken Hari Ini, Iran Masih Mengkaji, Kesepakatan Damai, Trump Sebut Selat Hormuz bakal Langsung Dibuka

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkoar bahwa kesepakatan damai bakal diteken hari ini WIB, Iran justru menepisnya.

Setelah Adu Senjata, Israel-Iran Tunda Serangan

Setelah Adu Senjata, Israel-Iran Tunda Serangan

Amerika Serikat (AS) sibuk di dua front pada hari-hari ini. Di dalam negeri, AS berkutat dengan persiapan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Trump Ancam Bumi Hanguskan Oman

Trump Ancam Bumi Hanguskan Oman

Sirine tanda bahaya menyala di berbagai sudut Kuwait. Itu terjadi menyusul serangan drone atau pesawat nirawak ke salah satu sekutu Amerika Serikat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer