Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pelatih Guinea Ungkap Mimpi Kembali ke Olimpiade dan Bermain di Markas PSG

Heri Sugiarto • Jumat, 3 Mei 2024 | 23:06 WIB
Pelatih Kepala Timnas Guinea U-23, Kaba Diawara. (Foto: FIFA)
Pelatih Kepala Timnas Guinea U-23, Kaba Diawara. (Foto: FIFA)
PADEK.JAWAPOS.COM-
Pelatih Timnas Guinea U-23, Kaba Diawara berambisi membawa anak asuhnya berlaga di Olimpiade Paris 2024.

Diawara, yang pernah bermain untuk Paris Saint-Germain (PSG) selama tiga tahun, ingin membawa Guinea kembali ke pesta olahraga terbesar tersebut setelah absen 56 tahun.

Untuk mewujudkan mimpinya, Diawara harus bisa melewati playoff antar konfederasi yang akan digelar pada 9 Mei mendatang, di Centre National du Football de Clairefontaine, Perancis.

Guinea akan menghadapi Timnas U-23 Indonesia yang kalah 1-2 dari Irak pada pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Kamis (2/5).

Dalam wawancara dengan FIFA, Diawara mengungkapkan perasaannya menjelang pertandingan penting tersebut.

"Campuran emosi. Saya merasa khawatir, terhormat, dan bangga. Kami harus berjuang untuk bisa lolos. Peringkat keempat di Piala Afrika U-23 menjadi harapan kami untuk bisa tampil di Paris 2024," ungkapnya.

Jika lolos, Guinea berada di Grup A bersama Perancis (tuan rumah), Amerika Serikat, dan Selandia Baru.

"Grup neraka. Sama seperti saat kami berada di AFCON terakhir. Tapi itu bagus untuk kami. Kami tidak bisa lengah sedikitpun. Di Olimpiade, Anda tidak boleh santai, dan itulah lingkungan yang kami butuhkan. Kami harus segera bekerja karena waktu yang dimiliki sangat singkat," jelas dia.

Lolos ke Olimpiade, katanya, akan menjadi pembuktian kemajuan Timnas Guinea. "Fokus kami adalah pemain muda. Kami ingin membangun pondasi yang kuat untuk sepuluh tahun ke depan," ujar Diawara.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa lolos ke dua Piala Afrika U-23 terakhir dan mencapai perempat final menjadi bukti kemajuan timnya.

"Banyak pemain yang tampil di Pantai Gading masih bisa bermain di Olimpiade. Lolos ke Olimpiade akan memvalidasi proyek kami dan menyisakan satu target lagi: Piala Dunia," imbuhnya.

Bagi Diawara yang lahir 16 Desember 1975 dan pernah bermain di sejumlah klub elite Perancis dan Inggris ini, Olimpiade Paris 2024 memiliki arti khusus.

"Berkompetisi di Olimpiade adalah impian yang ingin saya wujudkan. Saya tertarik dengan Olimpiade saat tumbuh dewasa; yang pertama aku tonton adalah Los Angeles 1984. Sebagai catatan, penampilan Carl Lewis sangat berpengaruh pada keluargaku sehingga mereka menjuluki kakak laki-lakiku Lewis," tuturnya.

Jika berhasil lolos, dia berpikir pemainnya di Timnas Guinea U-23 bisa bermain di Stadion Parc des Princes, markas PSG, tempat dia dulu pernah bermain.

"Saya merasa seperti sedang mengambil langkah mundur ke masa lalu. Itu adalah halaman belakang rumah saya lebih dari dua dekade yang lalu. Jadi memikirkan saya memiliki kesempatan untuk kembali ke sana dalam peran lain, membuat saya menyadari betapa jauhnya kemajuan saya. Ini akan sangat emosional bagi saya dan tim nasional, yang memiliki banyak pemain berkewarganegaraan ganda kelahiran Perancis," jelas Diawara.

Baginya, Olimpiade lebih dari sekadar olahraga, tetapi tentang emosi, medali emas, lagu kebangsaan, dan mewakili negara di podium.

"Saya mungkin pernah bermain di Liga Champions UEFA dan AFCON dan mencetak beberapa gol indah, namun Olimpiade sangat kuat dalam hal emosi. Bagi saya, Olimpiade adalah tentang Carl Lewis pada tahun 1984, Sergey Bubka pada tahun 1988, Michael Jordan pada tahun 1992 dan gelar-gelar Teddy Riner. Semua penampilan mereka terlintas dalam pikiran," kata mantan pemain klub Liga Inggris, Arsenal era Arsene Wenger. 

Jika bisa meraih medali di Olimpiade, lanjut Diawara, maka akan menjadi sesuatu yang luar biasa. "Bahkan mencapai perempat final Piala Afrika U-23 disambut meriah oleh masyarakat. Jadi bayangkan jika kami bisa pulang membawa medali dari Olimpiade," pungkas Diawara yang ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Timnas Guinea sejak Oktober 2021.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#pelatih Guinea #piala afrika #parc des princes #AFCON #guinea #guinea u23 #Kaba Diawara #Olimpiade Paris 2024 #fifa #indonesia