Bagi Persib, pertandingan kandang di leg pertama ini kesempatan emas untuk meraih kemenangan dan mengantongi keuntungan sebelum bertandang ke markas Madura United di Bangkalan, Jumat mendatang (31/5/2024).
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa anak asuhnya siap tempur dan menjadikan juara sebagai harga mati.
"Ini pertandingan final yang penting. Kami akan mengerahkan kemampuan terbaik dan meraih hasil positif di kandang sendiri. Kami tidak ingin dalam tekanan karena itu bisa memengaruhi performa. Kami harus tampil bagus dan senang mendengar stadion akan penuh," ujar Hodak.
Hodak juga menyebut duel kontra Madura United sebagai final ideal karena kedua tim sama-sama menunjukkan performa apik di semifinal.
Madura United mampu tampil rapi dalam dua leg melawan juara regular season, Borneo FC Samarinda. Sementara Persib berhasil menyingkirkan Bali United, sang juara back-to-back musim-musim sebelumnya.
Salah satu kunci permainan Persib adalah mematikan duo kreator serangan Madura United, Francisco Rivera dan Hugo Gomes.
"Saya harap kami bisa menghentikan mereka dan tentu mereka harus waspada kepada kami. Kami bisa mencetak gol di beberapa laga terakhir," papar Hodak.
"Kami akan tetap bermain terbuka, karena kami mau memberikan permainan dan tontotan terbaik untuk pecinta sepak bola nasional," jelas Rakhmat Basuki.
Basuki juga mengincar hasil positif di leg pertama untuk meringankan beban di leg kedua. "Hasil baik akan meringankan kerja kita di leg kedua," tambahnya.
Kapten Madura United, Fachruddin W. Aryanto pun meyakinkan publik bahwa mental timnya sudah siap tempur.
"Mental kita yang paling penting. Karena, kami main lawan Persib dan kami away. Jadi, kami harus siap mental," tuturnya. "Kami sampai final ini, karena mental yang kuat. Mudah-mudahan besok berjalan dengan baik," imbuhnya seperti dilansir dari laman Liga Indonesia Baru.(*)