Brasil berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol dan mengunci kemenangan 3-2 di penghujung laga yang dramatis.
Brasil membuka keunggulan di menit ke-5 melalui gol Andreas Pereira. Martinelli kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-54.
Namun, Meksiko tak menyerah dan berhasil menyamakan skor lewat gol Quinones di menit ke-73 dan Guillermo Martinez di menit ke-90.
Ketika pertandingan diprediksi berakhir imbang, drama terjadi. Vinicius Jr., pemain yang baru saja memenangkan gelar Liga Champions UEFA keduanya, mengirimkan umpan silang kepada bintang muda Brasil, Endrick.
Pemaim berusia 17 tahun itu berhasil menyelesaikannya dengan sundulan di menit ke-90+6. Gol ini mengantarkan Brasil meraih kemenangan dramatis 3-2.
Kemenangan ini melanjutkan rekor Endrick di tingkat internasional. Awal tahun ini dia mencetak satu-satunya gol saat Brasil mengalahkan Inggris di Stadion Wembley. Kemudian, Endrick juga mencetak gol lainnya melawan Spanyol di Madrid.
Dia kini sudah mencetak tiga gol untuk timnas senior dan belum tampil lebih dari 45 menit di pertandingan manapun.
Pertandingan ini disaksikan oleh 85.259 penonton, mayoritas pendukung Meksiko. Kekecewaan pun tergambar di wajah para pendukung El Tri setelah gol penentu Selecao tercipta di masa injury time.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Brasil menjelang turnamen Copa America yang akan segera digelar. Sementara itu, Meksiko harus bangkit dari kekalahan ini dan fokus pada persiapan Copa America.(*)