Bagamana tidak, mimpi mereka untuk melaju ke babak selanjutnya harus kandas karena kalah tipis melawan SMAN 1 Padang dengan skor 18:22.
Sengitnya pertandingan sudah terjadi sejak kuarter pertama. Jual beli serangan tercipta hingga kuarter terakhir. Bahkan di kuarter ketiga, kedua tim sama-sama mengoleksi poin 18.
Tetapi memasuki kuarter keempat, jalannya permainan mulai dikuasai oleh SMAN 1 Padang, sehingga berhasil menorehkan 4 poin untuk memastikan kemenangan.
Pelatih Tim Basket Putra SMAN 1 Padang Akhiro Murio mengatakan, dirinya sangat senang dengan hasil yang diperoleh atas perjuangan anak asuhnya, walaupun di kuarter awal tidak bermain maksimal.
"Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan walau selama pertandingan tadi para pemain belum menampilkan permainan terbaiknya," ujarnya.
Ia menjelaskan, sempat beberapa momen anak asuhnya terlalu mengikuti gaya main lawan jadi tidak mengikuti iramanya sendiri, sehingga terbawa pola permainan lawan.
"Mereka harusnya bermain dengan gayanya sendiri sejak awal seperti di kuarter ke-4, hingga membuat hasil yang maksimal," ungkapnya.
Meski demikian, ia tetap bangga dengan anak asuhnya tersebut. Untuk pertandingan berikutnya, akan dilakukan evaluasi untuk lebih maksimal lagi.
Sementara itu, Pelatih Tim Basket Putra SMAN 8 Padang Rezki Muklhis Ardiansyah mengatakan, kekalahan anak asuhnya karena kecolongan di beberapa kesempatan. Selain itu, lambat transisinya yang dilakukan pemain menjadi salah satu penyebab kekalahan.
"Anak-anak di awal-awal mainnya lumayan bagus. Taoi terakhir saat rotasi pemain itu agak kecolongan. Akhirnya disamakan skornya oleh lawan," pungkasnya. (cr2)
Editor : Adetio Purtama