Mereka berhasil menghentikan langkah SMAN 6 Padang dengan skor 17:12. Kemenangan tersebut tidak hanya kerja keras dari seluruh pemain, tapi juga karena dukungan yang tak ada henti dari suporter setia mereka.
Hasil ini membuat SMA Adabiah 1 Padang akan bertemu SMA Don Bosco Padang untuk memperebutkan slot Big Eight.
Usai laga, Pelatih Tim Basket Putra SMAN 6 Padang Farhan Nurgraha mengungkapkan penyebab kekalahan timnya pada pertandingan tadi dikarenakan kurang mempersiapkan diri untuk melakoni pertandingan.
"Mereka sudah tiga tahun tidak bertanding sebagai tim, sehingga jadi kurang padu dan kompak," ujarnya.
Walaupun mendapatkan hasil kurang memuaskan, ia justru akan mempersiapkan anak asuhnya ini untuk memenangkan pertandingan-pertandingan berikutnya di DBL tahun depan.
"Ini akan menjadi modal bagi kami untuk giat berlatih lagi agar bisa meraih hasil yang lebih baik di Honda DBL tahun depan," jelasnya.
Sementara itu, Asisten Pelatih Tim Basket Putra SMA Adabiah 1 Padang Abdi Fatlan mengatakan, kedua tim malam ini saling memperlihatkan kegigihan untuk meraih kemenangan dan lolos ke babak selanjutnya.
"Alhamdulillah kita bisa melanjutkan asa di Honda DBL tahun ini. Mudah-mudahan di laga berikutnya kami bisa meraih kemenangan lagi," ujar Abdi Fathan.
Abdi Fathan berharap, anak asuhnya lebih giat berlatih lagi agar bisa memenangkan pertandingan berikutnya.
"Dan saya juga ucapakan terima kasih kepada suporter Adabiah yang hadir dalam pertandingan malam ini. Itu juga sangat berarti bagi para pemain kami," ungkapnya.(cr2)
Editor : Adetio Purtama