Pemain berbakat berusia 21 tahun ini bergabung dengan Roar dari klub Belanda, ADO Den Haag.
Struick yang memiliki tinggi 185 cm, adalah penyerang serba bisa yang dapat bermain sebagai penyerang maupun winger. Musim ini, Struick telah tampil tiga kali di Eerste Divisie bersama ADO Den Haag.
Di kancah internasional, Struick telah mencatatkan 14 penampilan bersama Tim Nasional Indonesia di bawah asuhan pelatih Shin Tae-Yong, yang merupakan mantan pemain Brisbane Roar.
Struick menjadi sosok kunci di lini depan Indonesia dalam laga kualifikasi Piala Dunia melawan Timnas Australia baru-baru ini.
Prestasi Struick di Piala AFC U-23 juga sangat mengesankan, di mana ia mencetak dua gol penting saat Indonesia mengalahkan Korea Selatan di babak perempat final.
Perjalanan luar biasa Indonesia di turnamen tersebut termasuk kemenangan atas Australia dan pencapaian ke babak semifinal.
Gol luar biasa Struick dari luar kotak penalti saat melawan Korea dinobatkan sebagai gol terbaik turnamen.
Struick mengasah kemampuannya dalam sistem pengembangan sepak bola Belanda yang terkenal.
Berbicara tentang kepindahannya, Rafael Struick mengungkapkan antusiasmenya. “Saya senang berada di sini dan tidak sabar untuk memulai," ungkapnya seperti dilansir dari laman resmi klub barunya.
Menurutnya, Brisbane Roar adalah klub besar yang bermain di kompetisi yang sangat kuat.
"Saya sangat bersemangat untuk bermain di A-League dan membuat langkah baru di luar zona nyaman saya," katanya.
“Saya ingin membantu tim sebanyak mungkin dengan kualitas saya, mencetak gol, dan memberikan assist," tambah Rafael.
Rafael Struick akan mengenakan nomor punggung 7 di Brisbane Roar. Keluarga besar Roar menyambut Rafael dengan hangat di Brisbane, dan menantikan kontribusinya di lapangan.(*)
Editor : Heri Sugiarto