Gol tunggal kemenangan Persita dicetak oleh Aji Kusuma pada menit ke-63. Hasil ini menjadi catatan negatif bagi Eduardo Almeida yang menjalani debutnya sebagai Pelatih Kepala Semen Padang menggantikan Hendri Susilo.
Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain dengan tempo lambat. Semen Padang tampak lebih berhati-hati dalam mengatur strategi, mengingat hasil buruk yang mereka raih di pertandingan sebelumnya.
Namun, Persita lebih dulu memberikan ancaman serius pada menit ke-7 melalui aksi solo run Esal Sahrul di sisi kiri pertahanan Semen Padang.
Beruntung, lini belakang Kabau Sirah berhasil meredam pergerakan Esal sebelum ia sempat melepaskan tembakan.
Persita kembali mencoba menekan melalui situasi bola mati pada menit ke-15, ketika Sin Yeong-bo mengirim umpan lambung ke dalam kotak penalti.
Namun, peluang tersebut gagal dimaksimalkan oleh lini depan Persita.
Sementara itu, Semen Padang juga mencoba membalas dengan serangan balik cepat yang hampir membuahkan hasil.
Kenneth Ngwoke nyaris mencetak gol setelah menerima umpan tarik di dalam kotak penalti. Namun aksinya berhasil dihentikan oleh kiper Persita.
Pada menit ke-35, Eduardo Almeida melakukan perubahan taktik dengan menarik keluar Melcior Majefat dan memasukkan Anwar Sani untuk memperkuat lini tengah.
Strategi ini sempat membuahkan hasil pada menit ke-37 ketika Cornelius Stewart hampir mencetak gol.
Sayangnya, tembakan Stewart dari dalam kotak penalti membentur pemain Persita dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Menjelang akhir babak pertama, Persita sempat mencetak gol melalui aksi Esal Sahrul yang memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Yardan Nafi. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena Esal berada dalam posisi offside.
Gol Penentu Persita
Memasuki babak kedua, Persita tampil lebih agresif dan lebih sering menekan pertahanan Semen Padang.
Pada menit ke-54, mereka mendapat peluang emas melalui tendangan bebas Esal Sahrul. Namun, eksekusinya masih membentur pagar hidup pemain Semen Padang.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-63. Aji Kusuma, yang baru masuk menggantikan Esal Sahrul, berhasil mencetak gol setelah menerima umpan dari Marios.
Dengan tenang, Aji melepaskan sontekan pelan yang tak mampu dihalau kiper Semen Padang, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Persita.
Tertinggal satu gol, Semen Padang mencoba meningkatkan intensitas serangan. Tapi, barisan pertahanan Persita yang solid membuat tim Kabau Sirah kesulitan menembus.
Pada menit ke-82, Michubichu, yang masuk sebagai pemain pengganti, hampir saja menyamakan kedudukan.
Sundulannya memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri hanya melambung tipis di atas mistar gawang Persita.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 untuk keunggulan Persita tidak berubah.
Kekalahan ini menjadi debut yang pahit bagi Eduardo Almeida yang harus segera membenahi performa timnya agar bisa bangkit dari keterpurukan.
Almeida diharapkan dapat segera menemukan formula yang tepat agar timnya bisa kembali ke jalur kemenangan dan memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.(*)
Editor : Heri Sugiarto