Mantan penyerang legendaris Belanda berusia 48 tahun tersebut diberi tanggung jawab besar untuk memimpin Garuda menuju Piala Dunia 2026.
Kluivert menjelaskan alasannya membawa Alex Pastoor dan Denny Landzaat sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia.
"Saya mengikuti Kursus Pelatih Sepak Bola Profesional bersama Alex. Kami memiliki hubungan yang baik. Di Almere City, dia baru-baru ini menunjukkan bahwa dia sangat profesional," ujarnya kepada De Telegraaf.
Kluivert juga menyebut bahwa Denny Landzaat adalah pilihan ideal untuk memperkuat tim pelatih.
"Denny adalah teman saya sejak bermain bersama di Ajax. Lebih dari itu, dia asisten yang sangat baik dan setia. Dia memahami budaya Indonesia bahkan bisa berbicara bahasanya," kata Kluivert yang juga pernah bermain di FC Barcelona dan AC Milan.
Menurutnya, Landzaat pernah bekerja sama dengan John van den Brom dan Pascal Jansen serta tahu budaya Indonesia bahkan bisa bahasanya.
Kluivert, Pastoor, dan Landzaat memiliki pengalaman bekerja sama sebelumnya, terutama di AZ Alkmaar.
"Kami bertiga punya chemistry yang baik. Ini penting untuk membentuk tim yang solid," tambahnya.
Kontrak Dua Tahun dan Target Besar
Kluivert menandatangani kontrak dua tahun hingga 2027 dengan opsi perpanjangan setelah evaluasi. Target utamanya adalah membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026. Meski berat, Kluivert tetap optimistis.
“Kami ingin lolos ke Piala Dunia 2026. Grup ini berat karena ada Jepang, Australia, Tiongkok, Arab Saudi, dan Bahrain. Tapi, kami masih punya peluang besar. Saat ini, Indonesia berada di peringkat ketiga Grup C. Kami harus finis di dua besar untuk tiket langsung atau mempertahankan peluang lewat peringkat ketiga dan keempat,” jelasnya.
Profil Alex Pastoor dan Denny Landzaat
Sebelumnya, media Belanda Voetbal Primeur melaporkan bahwa Alex Pastoor, mantan pelatih kepala Almere City, sebelumnya mengumumkan rehat dari dunia sepak bola pada pertengahan 2024.
Namun, ia memutuskan menerima tawaran Kluivert setelah beberapa bulan.
Sementara itu, Denny Landzaat, mantan pemain Feyenoord dan AZ Alkmaar, sebelumnya menjadi bagian dari staf teknis Pascal Jansen di Ferencvaros, Hungaria.
Landzaat dikenal sebagai asisten pelatih yang memiliki pemahaman mendalam tentang sepak bola Asia dan memiliki hubungan serta pengetahuan yang baik dengan budaya Indonesia.(*)
Editor : Heri Sugiarto