Los Blancos tertinggal lebih dulu akibat penalti yang dieksekusi Julian Alvarez pada babak pertama, sebelum Kylian Mbappe menyamakan kedudukan di awal babak kedua.
Madrid tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik. Tapi, peluang pertama justru didapat Atletico melalui tendangan Lino dari luar kotak penalti pada menit ke-14 yang masih melebar.
Madrid membalas lewat Rodrygo dan Vinícius Jr, namun penyelesaian kedua bintang itu belum menemui sasaran.
Momentum berubah pada menit ke-34 ketika wasit Ricardo De Burgos Bengoetxea, setelah berkonsultasi dengan VAR, memberikan penalti kepada Atletico akibat pelanggaran Aurelien Tchouaméni terhadap Lino di kotak terlarang.
Julian Alvarez dengan tenang menaklukkan Andriy Lunin untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Setelah turun minum, Real Madrid langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat di menit ke-50 ketika Rodrygo menusuk dari sisi kanan dan mengirim umpan tarik yang disambut tembakan Jude Bellingham.
Bola sempat diblok bek Atletico, tetapi jatuh di kaki Mbappe yang dengan tenang menaklukkan Jan Oblak untuk mencetak gol ke-23-nya musim ini.
Madrid nyaris berbalik unggul dua menit kemudian melalui sundulan Bellingham yang sayangnya membentur mistar setelah menerima umpan Vinícius Jr.
Oblak tampil heroik dengan menggagalkan peluang emas Rodrygo dan Vinícius pada menit ke-71.
Memasuki 10 menit terakhir, Real Madrid semakin gencar menekan pertahanan Atletico.
Pada menit ke-82, Rodrygo hampir mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Vinícius, tetapi tembakannya melenceng tipis.
Sebelum laga berakhir, Mbappe mendapat peluang emas dari umpan Valverde, namun Oblak kembali menjadi penyelamat tim tamu dengan penyelamatan krusial.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1. Hasil ini membuat Real Madrid tetap memimpin klasemen La Liga dengan keunggulan satu poin atas pesaing terdekat Atletico.(*)
Editor : Heri Sugiarto