Gelandang asal Timnas Inggris itu mengungkapkan rasa frustrasinya, dalam sebuah postingan yang dibagikan melalui media sosial pada Kamis (17/4) waktu setempat, sehari setelah kekalahan 2-1 melawan Arsenal (5-1 agregat).
Bellingham mengakui bahwa timnya tidak memenuhi harapan, namun ia tetap memberikan semangat kepada para pendukung Madrid.
“Tidak ada yang bisa membantah, kami tidak memenuhi harapan dari klub ini dalam kedua pertandingan. Maafkan kami, Madridistas, kami mengerti betapa pentingnya malam-malam ini dan kompetisi ini bagi kalian. Masih ada kesempatan untuk menyelamatkan musim ini, tetapi itu hanya mungkin jika kita tetap bersatu. Real Madrid akan bangkit kembali,” tulis Bellingham dalam unggahannya.
Real Madrid harus memutar otak setelah kalah 3-0 di laga pertama perempat final melawan Arsenal di Emirates Stadium.
Tapi, perjuangan mereka gagal meraih hasil maksimal untuk comeback epik.
Pada pertandingan leg kedua, Bukayo Saka membuka keunggulan untuk Arsenal di babak kedua, diikuti gol dari Gabriel Martinelli yang memastikan kemenangan.
Vini Jr. sempat memperkecil skor, namun tim besutan Carlo Ancelotti tak mampu mengejar ketertinggalan agregat.
Meskipun tersingkir dari Liga Champions, harapan Real Madrid untuk meraih gelar musim ini belum padam.
Tim yang kini berada di final Copa del Rey, akan bertanding melawan Barcelona pada Minggu, 27 April 2025 pukul 03:00 WIB.
Selain itu, Real Madrid juga masih berada dalam persaingan merebutkan gelar La Liga. Los Blancos harus mengejar ketertinggalan empat poin dari sang pemuncak klasemen, Barcelona, dengan tujuh pertandingan tersisa.(*)
Editor : Heri Sugiarto