Gol tunggal yang membawa Spurs meraih trofi pertama dalam 17 tahun dicetak oleh Brennan Johnson pada menit ke-41.
Bola kiriman Pape Matar Sarr dari sisi kiri disambut Johnson yang melakukan pergerakan menusuk ke tiang dekat.
Bola sempat mengenai Luke Shaw sebelum kembali disentuh Johnson dan masuk ke gawang yang dijaga kiper Andre Onana.
Pertandingan ini mempertemukan dua tim Premier League yang tampil buruk di musim 2024/2025.
Tottenham berada di peringkat ke-17 klasemen Liga Inggris, sedangkan Manchester United satu tingkat di atasnya, posisi ke-16. Namun, laga tetap berlangsung sengit, terutama di babak kedua.
MU tampil ngotot mengejar ketertinggalan. Di menit ke-90+7, Alejandro Garnacho nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan salto dari situasi sepak pojok, namun bola hanya menghantam sisi luar jaring gawang.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tak berubah. Tottenham memastikan kemenangan dan sekaligus mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan.
Tottenham menutup kompetisi Liga Europa musim ini dengan catatan impresif, hanya kalah dua kali dari 15 pertandingan (10 menang, 3 imbang, 2 kalah).
Kemenangan di Bilbao ini juga menjadi kemenangan pertama Spurs di tanah Spanyol dalam delapan laga terakhir (3 imbang, 4 kalah).
Tottenham mencatatkan sejarah. Spurs menjadi klub Inggris pertama yang menjuarai kompetisi Eropa pada 1962 saat merebut Piala Winners.
Kini, 63 tahun kemudian, mereka kembali mengangkat trofi Eropa lewat Liga Europa 2025.
Bagi Manchester United, kekalahan ini menambah penderitaan di musim 2024/2025. Tim asuhan Ruben Amorim mengakhiri musim tanpa trofi dan gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Beberapa pemain terlihat terduduk di lapangan dalam kesedihan, bahkan ada yang menangis.
Pelatih Ruben Amorim kini menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali kejayaan klub.
Tanpa partisipasi di Eropa, upaya mendatangkan pemain berkualitas diyakini akan lebih sulit.(*)
Editor : Heri Sugiarto