Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Simone Inzaghi Resmi Tinggalkan Inter Milan, Selangkah Lagi Jadi Pelatih Al Hilal

Heri Sugiarto • Rabu, 4 Juni 2025 | 00:29 WIB

Simone Inzaghi usai final Liga Champions yang digelar di Allianz Arena, Minggu dinihari WIB (1/6/2025). (Foto: UEFA.com)
Simone Inzaghi usai final Liga Champions yang digelar di Allianz Arena, Minggu dinihari WIB (1/6/2025). (Foto: UEFA.com)
PADEK JAWAPOS.COM-Al-Hilal dikabarkan sangat dekat untuk mengumumkan Simone Inzaghi sebagai pelatih baru, menggantikan Jorge Jesus yang dipecat pada awal Mei lalu.

Kabar tersebut pertama kali diungkap oleh jurnalis ternama Fabrizio Romano di media sosialnya.

Inzaghi secara resmi telah mengucapkan perpisahan kepada Inter Milan, klub yang telah ia tangani selama empat musim.

Kepergian pelatih asal Italia ini terjadi tak lama setelah kekalahan telak 0-5 dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam final Liga Champions yang digelar di Allianz Arena, Minggu dinihari WIB (1/6/2025).

Proses negosiasi antara Inzaghi dan Al Hilal dilaporkan telah berlangsung bahkan sebelum laga final tersebut.

Kendati belum diumumkan secara resmi, kepindahan Inzaghi ke klub asal Arab Saudi itu disebut-sebut tinggal menunggu waktu.

Selama membesut Inter Milan sejak 2021, Simone Inzaghi berperan penting dalam membawa klub kembali ke jalur prestasi.

Ia mempersembahkan enam trofi, terdiri dari satu gelar Serie A (Scudetto Bintang Dua), dua Coppa Italia, dan tiga Supercoppa Italiana. 

Inzaghi juga sukses membawa Nerazzurri tampil di dua final Liga Champions dalam tiga musim terakhir, meskipun keduanya berakhir dengan kekalahan—pertama dari Manchester City pada musim 2022/23, dan kemudian dari PSG pada musim ini, yang menjadi kekalahan terbesar dalam sejarah final Liga Champions.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs Inter Milan, Inzaghi menuliskan pesan emosional kepada seluruh elemen klub dan para penggemar.

“Sudah tiba waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada klub ini setelah perjalanan selama empat tahun, di mana saya memberikan segalanya. Setiap hari, pikiran pertama dan terakhir saya adalah tentang Inter. Saya mendapatkan balasan berupa profesionalisme dan semangat dari para pemain, staf, dan semua pihak di klub. Enam trofi yang kami raih, termasuk Scudetto Bintang Dua, serta perjalanan kami di Liga Champions adalah bukti betapa kerja saya mendapat dukungan dan pengertian dari semua pihak. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada jutaan tifosi Nerazzurri yang selalu mendukung kami, di saat senang maupun susah. Saya tidak akan pernah melupakan kalian," jelasnya.

Sementara itu, Al Hilal menjalani musim yang kurang memuaskan. Klub yang bermarkas di Riyadh tersebut gagal merebut gelar juara Liga Pro Saudi setelah dikalahkan oleh Al Ittihad yang diperkuat Karim Benzema.

Hasil buruk ini membuat manajemen klub memutuskan berpisah dengan pelatih Jorge Jesus, yang sebelumnya pernah menukangi Flamengo.

Jika kepindahan ini rampung, Simone Inzaghi akan menjadi bagian dari tren pelatih top Eropa yang hijrah ke Timur Tengah, mengikuti jejak beberapa pemain dan pelatih elite lainnya yang tertarik oleh proyek ambisius klub-klub Liga Pro Saudi.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#simone inzaghi #simone inzaghi tinggalkan inter milan #jorge jesus #pelatih al hilal #psg vs inter milan #fabrizio romano #Final Liga Champions 2025