Laga ini menjadi bagian dari lanjutan Grup K, di mana Inggris memimpin klasemen sementara dengan rekor sempurna.
Di bawah asuhan Thomas Tuchel yang resmi menjadi pelatih kepala sejak awal tahun ini, Inggris telah mencatat dua kemenangan meyakinkan atas Albania dan Latvia pada laga sebelumnya.
Hasil tersebut menempatkan Inggris di puncak Grup K dengan enam poin, unggul tiga angka dari Albania yang akan melawan Serbia.
Kemenangan atas Andorra berpotensi membuka selisih sembilan poin antara Inggris dan Albania, sekaligus mendekatkan The Three Lions ke tiket Piala Dunia 2026.
Sebaliknya, Andorra menjalani awal yang buruk di grup ini. Mereka kalah tipis dari Latvia di kandang sebelum dihantam tiga gol tanpa balas saat bertandang ke Albania.
Saat ini, Andorra berada di dasar klasemen tanpa poin, belum mencetak gol, dan memiliki selisih gol minus empat.
Prakiraan Skuad
Pelatih Thomas Tuchel diperkirakan akan menurunkan skuad kuat untuk mengamankan tiga poin sebelum merotasi pemain dalam laga uji coba melawan Senegal di Nottingham, Selasa mendatang.
Dua pemain, Trent Alexander-Arnold dan Cole Palmer, berpeluang mencatat penampilan perdana di bawah arahan Tuchel,. Sementara Trevoh Chalobah bisa menjalani debut seniornya bersama Timnas Inggris.
Namun, Inggris dipastikan kehilangan Ollie Watkins yang menarik diri dari skuad akibat cedera. Sedangkan Bukayo Saka diragukan tampil karena belum pulih sepenuhnya setelah mengalami cedera saat memperkuat Arsenal.
Kapten Harry Kane bakal memimpin lini depan Inggris dan berpeluang mencatatkan penampilan ke-106 bersama timnas.
Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Hadapi Jepang, Prabowo: Jangan Minder, Kita Bangsa Besar
Catatan ini akan menyamakan rekor milik legenda Inggris, Sir Bobby Charlton dan Frank Lampard.
Dari kubu lawan, Andorra tidak diperkuat Albert Rosas, pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa bagi negara tersebut, yang absen dari skuad. Kehilangan ini semakin memperkecil peluang Andorra untuk mencetak gol ke gawang Inggris.
Secara statistik, Inggris sangat dominan atas Andorra dengan memenangkan seluruh enam pertemuan sebelumnya tanpa kebobolan satu gol pun. Kemenangan terbesar terjadi pada Juni 2009 dengan skor 6-0.
Meski Tuchel tidak membawa seluruh pemain bintangnya, perbedaan kualitas antara kedua tim tetap sangat mencolok.
Inggris diunggulkan meraih kemenangan dan memperpanjang rekor sempurna mereka di bawah pelatih asal Jerman tersebut.(*)
Editor : Heri Sugiarto