”Segalanya terasa mudah dengan Anda memiliki Fede (sapaan akrab Federico Valverde, red),” ucap Xabi seperti dilansir Marca.
Fede tidak perlu mencetak gol untuk terpilih sebagai man of the match dalam sukses Los Merengues - sebutan Real Madrid - mengeliminasi Juventus 1-0 di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub kemarin (2/7).
El Pajarito atau Si Burung Kecil -julukan Fede- tampil impresif dan domain dalam merebut bola, mendistribusikan bola, maupun cepat saat transisi permainan. ”Dia (Fede) ada di mana-mana,” kata gelandang bertahan Real yang kini bermain sebagai bek tengah, Aurelien Tchouameni, kepada Diario AS.
Statistik mencatat, Fede membuat lima peluang, enam kali merebut bola, hingga enam kali melepaskan tembakan (empat di antaranya tepat sasaran). Hanya Erling Haaland (Manchester City) dan Lautaro Martinez yang melepaskan tembakan lebih banyak dari Fede dalam satu laga di PD Antarklub. Itu tentu bukan komparasi adil karena Haaland dan Lautaro merupakan penyerang.
Terkait jumlah tembakan yang dicatatnya kemarin, Fede mengakui bahwa hal itu karena rasa nyaman dalam sistem permainan Xabi. ”Aku tidak menyangka sampai bisa melepaskan tembakan salto. Aku bisa melepaskan tembakan sesuka hati,” ucap pemain 26 tahun itu.
Fede juga merasa, kakinya tidak capek meski telah melakoni laga ke-63 bersama Real sepanjang musim 2024-2025. ”Aku sangat bersemangat di sini (PD Antarklub, red). Aku ingin membawa Real melaju sejauh mungkin,” ucap Fede yang punya misi menebus kegagalan mengeksekusi penalti di pengujung laga saat Real ditahan seri 1-1 Al Hilal SFC dalam laga perdana PD Antarklub (19/6). (*)
Editor : Eri Mardinal