Laga ini mempertemukan dua tim kejutan yang sebelumnya sukses menyingkirkan raksasa Eropa di babak 16 besar.
Fluminense tampil meyakinkan dengan menundukkan finalis Liga Champions Eropa, Inter Milan dengan dua gol tanpa balas.
Gol kemenangan klub asal Rio de Janeiro itu dicetak oleh German Ezequiel dan Hercules Pereira.
Sebelumnya, tim asuhan Renato Gaucho juga bermain imbang tanpa gol melawan Borussia Dortmund di fase grup dan mengalahkan wakil Asia, Ulsan HD.
Fluminense melaju ke fase gugur sebagai runner-up Grup F di bawah Dortmund.
Mereka telah mencatatkan tiga clean sheet dalam empat pertandingan, yakni melawan Borussia Dortmund, Mamelodi Sundowns, dan Inter Milan, serta hanya kebobolan dua gol yang terjadi saat menghadapi Ulsan HD.
Fluminense, sebagai juara Brasil empat kali, dianggap sebagai lawan tangguh oleh tim Saudi.
Pelatih Renato Gaucho diperkirakan akan kembali mengandalkan disiplin pertahanan yang menjadi kekuatan utama di turnamen ini.
Kepercayaan Diri Tim Simone Inzaghi
Sementara itu, Al Hilal asuhan Simone Inzaghi tampil di laga dinihari nanti dengan kepercayaan diri tinggi. Al Hilal secara dramatis menumbangkan Manchester City 4-3 di babak 16 besar.
Pertandingan tersebut berlangsung ketat hingga perpanjangan waktu. Marcos Leonardo menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol, termasuk gol di menit ke-112.
Meski sedang berada dalam tren positif, Al Hilal tidak akan menganggap enteng Fluminense.
“Kami akan menghadapi tim hebat. Tidak ada laga mudah. Jika Tuhan mengizinkan kami ke semifinal, maka kami akan ke sana,” ujar Marcos Leonardo, mantan striker Santos FC, kepada FIFA.com.
Leonardo kemungkinan tampil dengan rekan baru di lini serang. Al Hilal telah merekrut Abderazzak Hamdallah dari Al Shabab sebagai pelapis, menyusul kondisi Aleksandar Mitrovic yang belum pulih dan absennya Salem Al Dawsari karena cedera hamstring.
Belum Pernah Jumpa di Pentas Dunia
Laga ini menjadi pertemuan resmi pertama antara Fluminense dan Al Hilal di pentas internasional.
Sebelumnya, Al Hilal pernah dua kali melawan tim Brasil di ajang ini, yakni melawan Flamengo dengan hasil sekali menang (2023) dan sekali kalah (2019).
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit dan menarik. Keduanya sama-sama punya motivasi besar dan rekam jejak kuat dalam turnamen sejauh ini.
Siapa pun pemenangnya, laga ini akan menentukan satu tempat di babak semifinal Piala Dunia Antarklub 2025.(*)
Editor : Heri Sugiarto