Insiden yang terjadi tepat di akhir babak pertama tersebut membuat Musiala harus ditarik keluar dan dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.
Menurut hasil pemeriksaan tim medis Bayern Munich, pemain berusia 22 tahun itu mengalami fraktur fibula akibat dislokasi pergelangan kaki.
Fraktur fibula akibat dislokasi pergelangan kaki artinya adalah patah tulang fibula (tulang betis bagian bawah) yang terjadi bersamaan dengan dislokasi, yaitu pergeseran tulang dari posisi sendi normalnya pada pergelangan kaki.
Cedera semacam ini tergolong berat dan memerlukan penanganan segera melalui pembedahan serta pemulihan jangka panjang.
Cedera tersebut dialami Musiala dalam upaya melewati kiper PSG, Gianluigi Donnarumma, pada menit ke-45.
Dalam situasi duel satu lawan satu, kaki Musiala tertekuk secara tidak wajar akibat benturan tubuh Donnarumma, yang keluar untuk menghalau bola.
Pertandingan sempat dihentikan beberapa menit untuk memberikan perawatan darurat. Musiala ditandu keluar lapangan dalam kondisi kesakitan dan langsung dibawa ke rumah sakit di Orlando, tempat laga digelar.
Diterbangkan ke Munchen
Setelah mendapatkan perawatan awal, Musiala diterbangkan dari Orlando ke Munchen pada Minggu pagi waktu setempat (6/7/2025).
Ia akan menjalani operasi dalam waktu dekat untuk menstabilkan kondisi pergelangan kakinya.
Masa pemulihan diperkirakan berlangsung antara empat hingga lima bulan, yang membuatnya harus absen di paruh pertama musim kompetisi 2025/2026.
Pernyataan Resmi dari Bayern Munich
Direktur Olahraga Bayern Munich, Max Eberl menyampaikan pernyataan resmi mengenai kondisi Musiala dan dampaknya bagi tim.
“Cedera parah dan absennya Jamal dalam waktu lama merupakan pukulan besar, baik bagi dirinya maupun bagi kami semua. Ini benar-benar mengejutkan bagi FC Bayern. Semua orang tahu betapa pentingnya peran Jamal dalam permainan kami dan betapa sentralnya posisi dia dalam tim. Secara pribadi, ini sangat menyakitkan—ia baru saja kembali dari cedera sebelumnya, dan sekarang harus menghadapi masa pemulihan panjang lagi. Kami akan memberikan semua dukungan yang ia butuhkan dan akan mendampinginya secara intensif. Kami sangat menantikan ia kembali ke lapangan,” jelas Eberl.
Reaksi Pemain dan Pelatih
Sebelumnya, Gianluigi Donnarumma, yang tidak sengaja menyebabkan cedera tersebut, tampak terpukul.
Ia bahkan meneteskan air mata di lapangan dan mengunggah pesan dukungan di Instagram: “Semua doa dan harapanku untukmu, Jamal Musiala. Cepat sembuh.”
Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, juga memberikan pernyataan setelah pertandingan:
“Jamal langsung dibawa ke rumah sakit dan kondisinya terlihat sangat buruk. Saya berharap kenyataannya tidak seburuk yang terlihat dan dia bisa kembali secepat mungkin.”
Kapten Bayern, Manuel Neuer, turut menyuarakan kekhawatiran dan kritik terhadap Donnarumma.
“Itu situasi yang sangat berisiko. Kiper seharusnya tidak melakukan tekel seperti itu. Kalau kamu memaksakan keluar, kamu harus sadar risikonya bagi keselamatan lawan,” ujar Neuer usai pertandingan.
Dampak Terhadap Tim
Kehilangan Musiala menjadi pukulan besar bagi Bayern Munich, yang sangat bergantung pada kreativitas dan kemampuan individunya di lini serang.
Musiala baru saja pulih dari cedera sebelumnya dan kini harus kembali menepi di saat performanya mulai stabil.
Ketidakhadirannya dipastikan akan memengaruhi strategi Bayern dalam menjalani kompetisi Bundesliga, Liga Champions, dan ajang internasional lainnya.
Sampai saat ini, Bayern Munich belum mengumumkan siapa yang akan mengisi posisi Musiala sementara waktu.
Namun klub menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pada pemulihan sang pemain.(*)
Editor : Heri Sugiarto