Akibat keputusan tersebut, kedua pemain dipastikan tidak dapat memperkuat Inter Miami saat menghadapi FC Cincinnati pada Minggu (27/7/2025) pukul 06:30 WIB.
Liga utama Amerika Serikat itu mengonfirmasi hukuman berupa larangan bermain satu laga dengan merujuk pada aturan yang berlaku.
Dalam ketentuan MLS, setiap pemain yang tidak hadir di All-Star Game tanpa persetujuan atau alasan medis resmi akan dilarang tampil pada pertandingan liga berikutnya.
Pemilik Inter Miami, Jorge Mas, menyatakan ketidakpuasan atas sanksi tersebut. Dalam konferensi pers pada Jumat (25/7), ia menyebut keputusan liga membuat Messi sangat kecewa.
“Messi sangat kesal. Saya berharap hal ini tidak memberi dampak jangka panjang. Apakah ini akan memengaruhi pandangannya terhadap MLS dan aturannya? Tidak diragukan lagi. Lionel berbeda dari pemain lain. Dia ingin bermain di semua pertandingan resmi,” ungkap Mas.
Ia menilai penerapan aturan tersebut terlalu berat. “Menurut saya, hukuman ini sangat keras. Messi dan Alba tidak bereaksi positif. Mereka ingin bertanding, ingin bermain. Mereka berada di sini untuk menang. Mereka memahami pentingnya pertandingan. Reaksi mereka wajar sebagai pemain kompetitif yang tidak mengerti mengapa absen pada laga ekshibisi langsung berujung pada larangan tampil,” jelas Mas.
Lionel Messi saat ini memasuki musim ketiganya bersama Inter Miami. Pada usia 38 tahun, ia tetap menjadi bintang utama MLS. Sepanjang musim 2025, pemain asal Argentina itu telah mencatatkan 24 gol dan delapan assist dari 29 pertandingan yang telah dijalaninya.(*)
Editor : Heri Sugiarto