Mereka sukses melakukan revans atas MA Ar Risalah Padang setelah menang 28-20 pada laga perdana di GOR Prayoga Padang, Minggu (17/8) malam WIB.
Ar Risalah Unggul di Paruh Pertama
Pertandingan berlangsung ketat sejak kuarter pertama. Hingga paruh pertama usai, MA Ar Risalah memimpin tipis 11-10.
Keunggulan tersebut memberi peluang Don Bosco untuk membalikkan keadaan. Momentum terjadi pada kuarter ketiga, saat Don Bosco berbalik unggul 14-13 empat menit sebelum kuarter berakhir.
Don Bosco Comeback di Paruh Kedua
Sejak unggul di kuarter ketiga, Don Bosco terus menjaga dominasi. Tembakan tiga angka dari Muhammad Zidan dan free throw Abbiyu Desani Bayanaka menegaskan keunggulan mereka. Pertandingan ditutup dengan skor 28-20.
Kontribusi terbesar datang dari Muhammad Nadhif Eka Putra. Pemain bernomor punggung dua itu mencatat 10 poin, 3 rebound, dan 1 steal.
Belum Sepenuhnya Optimal
Pelatih SMA Don Bosco, Ilham Orlando, menyebut timnya belum tampil maksimal.
“Kita tahu seperti apa permainan mereka. Ini adalah game pertama dan mereka masih feel the game. Kita akan memberikan permainan terbaik di laga selanjutnya,” kata Ilham.
Ia juga mengapresiasi permainan MA Ar Risalah. “Tim yang lolos di babak selanjutnya pasti tak kalah kuat, namun kami akan berupaya mematikan permainan mereka untuk meraih kemenangan selanjutnya,” ujarnya.
Kuarter Tiga Mulai Tak Fokus
Asisten pelatih MA Ar Risalah, Ikhwanul Ihsan Efendi, menilai fokus pemain menjadi hal utama yang harus diperbaiki.
“Jika di kuarter awal kita berhasil unggul, tapi di kuarter tiga hingga akhir tidak fokus, itu berakibat fatal. Kami bersyukur mendapatkan lawan yang berat karena bisa belajar dari mereka,” katanya.
Ia menambahkan mayoritas pemain Ar Risalah masih duduk di kelas X, sehingga kekalahan ini akan menjadi momentum pembelajaran untuk DBL berikutnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto