Kepastian itu diraih setelah mengalahkan tim putri SMAN 1 Solok dengan skor 49-13 pada laga yang digelar Senin (18/8) di GOR Prayoga Padang.
Pertandingan berjalan dengan dominasi penuh dari tim putri Adabiah 2. Sejak awal kuarter, tim asuhan Afri Kanady tampil agresif dan berhasil menjaga keunggulan hingga akhir laga.
Hasil tersebut mengantarkan Adabiah 2 menjadi tim putri pertama yang memastikan tempat di babak Fantastic Four.
“Alhamdulillah kami puas dengan hasil pertandingan ini. Namun, gaya permainan anak-anak tadi masih belum maksimal. Untuk babak berikutnya kami akan berusaha lebih keras,” kata Afri Kanady usai laga.
Kekecewaan SMAN 1 Solok
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan bagi tim putri SMAN 1 Solok. Pelatih Tiara Rahmadani tidak menutupi rasa kecewanya.
“Hasilnya lumayan agak sakit, karena di luar ekspektasi. Prediksi kami mainnya imbang, ternyata dari awal anak-anak sudah tidak keluar mainnya,” ujarnya.
Meski begitu, Tiara menegaskan bahwa timnya tetap berusaha maksimal demi menjaga nama sekolah. “Kami pasrah, tapi tetap berusaha memberikan yang terbaik,” lanjutnya.
Tiara menyebut banyak evaluasi yang harus dilakukan setelah kekalahan ini.
“Evaluasi mungkin cukup banyak, insya Allah kami akan memberikan yang terbaik untuk tahun berikutnya. Mudah-mudahan tahun depan bisa champion lagi,” katanya.
Pelatih SMAN 1 Solok itu menekankan pentingnya pembenahan berkelanjutan agar tim lebih siap bersaing di musim mendatang.
“Yang pertama kami harus mengevaluasi permainan hari ini. Kami tidak mau tim kalah terus, jadi harus evaluasi terus-menerus,” jelasnya.
Fokus pada Fisik dan Mental Pemain
Tiara juga menegaskan bahwa target timnya tahun depan adalah juara. “Untuk tahun depan kami akan memberikan yang terbaik dan target kami adalah champion,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah juga akan mendukung penuh melalui program khusus bagi pemain.
“Kami akan siapkan fisik yang baik dan mental yang kuat. Anak-anak juga akan mendapatkan dukungan seperti gizi yang cukup dan perhatian dari sekolah,” pungkasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto