Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim memiliki motivasi berbeda di awal musim.
Semen Padang akan tampil dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan perdana musim ini. Pada pekan kedua, Kabau Sirah sukses menundukkan Dewa United Banten FC dengan skor 2-0. Kini Kabau Sirah berada di peringkat 11 klasemen sementara.
Sebaliknya, PSM Makassar masih mencari kemenangan perdana. Klub berjulukan Juku Eja itu hanya mampu meraih hasil imbang pada dua laga awal.
Kondisi ini membuat PSM yang berada di posisi 13 klasemen sementara dipastikan akan tampil agresif di Padang demi memutus catatan tanpa kemenangan.
Semen Padang memiliki keuntungan tampil di kandang. Dukungan penuh dari suporter menjadi modal penting.
Selain itu, tim asuhan Eduardo Almeida juga memiliki catatan positif di Stadion H. Agus Salim.
Semen Padang tercatat belum terkalahkan dalam empat laga kandang terakhir sejak musim lalu. Terakhir kali Kabau Sirah kalah di kandang terjadi pada 10 Maret 2025 saat ditaklukkan Persib Bandung dengan skor 1-4.
Meski demikian, PSM Makassar bukan lawan mudah. Pada musim lalu, pasukan Bernardo Tavares ini berhasil menahan imbang 1-1 Semen Padang di Stadion H. Agus Salim.
Secara head-to-head sejak era Liga 1 2017, kedua tim sudah enam kali bertemu. PSM unggul dengan tiga kemenangan, sementara Semen Padang meraih dua kemenangan, dan satu laga berakhir imbang.
Sejarah pertemuan kedua tim juga menunjukkan laga yang selalu berlangsung ketat. Enam pertandingan terakhir lebih sering berakhir dengan skor tipis seperti 2-0, 1-1, 2-1, 1-0, dan 2-1.
Pertemuan dengan skor terbesar terjadi pada 2 Februari 2017, saat PSM menaklukkan Semen Padang dengan skor 4-0.
Dengan kondisi ini, duel Semen Padang kontra PSM Makassar diyakini akan menghadirkan pertarungan menarik di pekan ke-3 BRI Super League 2025/2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto